Prabowo Tegaskan Transformasi Ekonomi Berbasis Pancasila pada Peringatan Hari Lahir Pancasila

0
Screenshot

Screenshot

KATANUSANTARA.COM – Presiden Prabowo Subianto menegaskan pentingnya transformasi ekonomi nasional yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila saat memimpin upacara peringatan Hari Lahir Pancasila di Gedung Pancasila, Jakarta, Senin (1/6/2026).

Dalam pidatonya, Prabowo menyampaikan bahwa Pancasila merupakan fondasi utama yang telah menjaga persatuan Indonesia selama lebih dari delapan dekade.

Menurutnya, keberagaman suku, bahasa, budaya, dan wilayah yang dimiliki Indonesia dapat tetap terikat sebagai satu bangsa karena adanya konsensus kebangsaan yang lahir melalui Pancasila.

“Pancasila lahir dari sejarah, pengalaman, budaya, dan cita-cita bangsa Indonesia sendiri. Pancasila adalah kesepakatan kebangsaan yang memungkinkan kita hidup sebagai satu bangsa,” ujarnya.

Mengusung tema “Pancasila Pemersatu Bangsa dan Fondasi Perdamaian Dunia”,
Prabowo menilai nilai-nilai Pancasila semakin relevan di tengah situasi global yang dipenuhi konflik geopolitik, perang dagang, serta ketidakpastian ekonomi dunia.

Ia menegaskan bahwa Pancasila tidak boleh dipandang hanya sebagai dokumen sejarah atau slogan seremonial.

Menurutnya, nilai-nilai tersebut harus menjadi pedoman dalam penyelenggaraan kehidupan berbangsa dan bernegara, termasuk dalam membangun sistem ekonomi nasional.

Prabowo mengakui perekonomian Indonesia selama beberapa dekade terakhir mengalami pertumbuhan, namun manfaatnya dinilai belum sepenuhnya dirasakan secara merata oleh seluruh lapisan masyarakat.

Karena itu, pemerintah berkomitmen melakukan transformasi ekonomi yang lebih berpihak kepada rakyat.

“Kita memiliki sumber daya alam yang luar biasa, tetapi terlalu lama nilai tambah dari kekayaan itu belum sepenuhnya dinikmati rakyat Indonesia,” katanya.

Menurut Prabowo, transformasi ekonomi yang dijalankan pemerintah harus berlandaskan prinsip-prinsip Pancasila, mulai dari nilai religius, kemanusiaan, persatuan, hingga keadilan sosial.

Ia menegaskan bahwa pengelolaan sumber daya alam harus dilakukan secara bertanggung jawab demi kesejahteraan rakyat dan generasi mendatang.

Presiden juga menyoroti pentingnya perlindungan terhadap kelompok masyarakat produktif seperti petani, nelayan, pekerja, serta pelaku usaha kecil dan menengah. Mereka dinilai harus memperoleh akses yang adil terhadap pasar, permodalan, dan dukungan pemerintah.

Selain itu, pemerintah akan terus mendorong hilirisasi sumber daya alam, memperkuat ketahanan pangan, mengembangkan koperasi, serta memperluas pembangunan ekonomi berbasis desa.

“Koperasi harus bangkit. Desa harus menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru. Rakyat harus menjadi pelaku utama pembangunan, bukan sekadar objek pembangunan,” tegasnya.

Prabowo juga menyinggung sejumlah program strategis pemerintah seperti penguatan pendidikan, kesehatan, pembangunan sumber daya manusia, serta program makan bergizi gratis yang disebut sebagai investasi jangka panjang untuk menciptakan generasi Indonesia yang sehat dan berkualitas.

Meski demikian, ia mengakui proses transformasi ekonomi tidak akan berjalan mudah. Pemerintah, kata dia, berpotensi menghadapi berbagai tantangan dan perlawanan dari pihak-pihak yang selama ini diuntungkan oleh praktik korupsi, penyelundupan, maupun aktivitas ekonomi ilegal lainnya.

“Bangsa yang besar harus berani mengambil keputusan yang benar walaupun sulit. Kita tidak boleh mengorbankan masa depan anak cucu kita demi kepentingan jangka pendek,” ujarnya.

Prabowo mengajak seluruh elemen bangsa untuk menjaga dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam seluruh aspek kehidupan.

Ia optimistis Indonesia dapat menjadi negara maju, makmur, dan disegani dunia apabila pembangunan nasional dijalankan sesuai dengan semangat keadilan sosial yang terkandung dalam Pancasila.

“Pancasila telah mempersatukan bangsa Indonesia selama 81 tahun. Ketika kita menjalankannya secara sungguh-sungguh, Indonesia akan menjadi bangsa yang kuat karena persatuan, makmur karena keadilan, dan dihormati oleh dunia,” pungkasnya. (*)

Bagikan Sekarang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *