Sentra Padi Kutim Bertambah Kuat: Ribuan Hektare Lahan Disiapkan untuk Produksi

KATANUSANTARA.COM, KUTAI TIMUR – Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Peternakan (DTPHP) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) memperkuat sentra produksi padi dengan menyiapkan ribuan hektare lahan produktif di tiga kecamatan utama. Kongbeng, Kaubun, dan Long Mesangat menjadi fokus utama perluasan dan optimalisasi lahan pada tahun ini.
Kepala Bidang Tanaman Pangan DTPHP Kutim, Dessy Wahyu Fitrisia, menyebut bahwa ribuan hektare lahan tersebut memiliki potensi besar untuk dikembangkan secara bertahap.
“Kami menyiapkan lahan yang cukup besar untuk memastikan produksi padi Kutim terus meningkat,” ujar Dessy.
Menurutnya, langkah ini merupakan bagian dari strategi penguatan ketahanan pangan daerah. Semua kebijakan diarahkan pada percepatan perluasan dan pengelolaan lahan secara berkelanjutan.
Kongbeng tercatat memiliki 500 hektare potensi lahan, di mana 400 hektare telah diolah. Pemerintah menilai kecamatan ini memiliki kesiapan paling cepat dalam hal peningkatan volume produksi.
Kaubun, dengan 600 hektare lahan aktif dari potensi 700 hektare, menjadi wilayah dengan kontribusi terbesar terhadap produksi padi Kutim. Stabilitas distribusi air menjadi keunggulan utama kawasan ini.
Long Mesangat memiliki potensi 400 hektare, namun baru 165 hektare yang produktif. Pemerintah menargetkan tambahan 250 hektare melalui program Optimalisasi Lahan Pertanian (OPLAH), sehingga mampu memperkuat ketersediaan lahan di wilayah sentra.
Dessy mengatakan bahwa langkah penyiapan ribuan hektare lahan ini diharapkan mempercepat peningkatan produktivitas. “Kami optimis, karena dukungan masyarakat dan kelompok tani juga sangat kuat,” ujarnya.
Ia menyampaikan bahwa DTPHP Kutim juga menyiapkan dukungan teknis berupa bibit unggul varietas Mekongga, Ciherang, dan IR64.
Dengan berbagai intervensi tersebut, pemerintah yakin sektor pertanian Kutim akan semakin mandiri dan mampu menyediakan kebutuhan beras lokal dalam jumlah yang memadai.(ADV)









