Samboja Siapkan Sentra UMKM, Lahan Aset Daerah Jadi Lokasi Pengembangan

TENGGARONG – Upaya memperkuat perekonomian berbasis potensi lokal terus dilakukan Pemerintah Kecamatan Samboja. Salah satunya dengan memanfaatkan aset daerah di Kuala Samboja untuk dikembangkan sebagai sentra terpadu Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Camat Samboja, Damsik, mengungkapkan bahwa lahan milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) sudah disiapkan sebagai lokasi utama. Rencana tersebut akan kembali diusulkan melalui forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kabupaten.
“Lahan sudah tersedia, tinggal dukungan anggaran dan komitmen dari dinas terkait untuk merealisasikannya,” kata Damsik, Jumat (8/8/2025).
Menurutnya, kawasan itu nantinya dirancang menyerupai ruang publik terbuka dengan konsep multifungsi. Tidak hanya sebagai etalase produk UMKM, tetapi juga menjadi tempat berkumpul dan berinteraksi masyarakat. Inspirasi desainnya diambil dari kawasan Titik Nol Tenggarong yang sukses menjadi pusat aktivitas sosial dan ekonomi.
“Dengan ruang yang terbuka dan desain menarik, kami harap lokasi ini menjadi ikon baru Samboja dan mendorong aktivitas UMKM,” jelasnya.
Damsik menegaskan, kehadiran sentra UMKM akan memberi dampak positif bagi pertumbuhan usaha kecil. Fasilitas ini diharapkan mampu mendorong pelaku usaha agar lebih kompetitif dan berdaya saing.
Ia menambahkan, rencana tersebut sempat mendapat perhatian dari Wakil Bupati Kukar. Harapannya, proyek itu bisa segera masuk daftar prioritas pembangunan daerah.
“Kami ingin menjadikan Kuala Samboja sebagai pusat aktivitas UMKM. Ini bukan sekadar pembangunan fisik, tapi investasi jangka panjang bagi kemandirian ekonomi masyarakat,” tegasnya.
(Adv)









