Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wordpress-seo domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/katanusa/domains/katanusantara.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the covernews domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/katanusa/domains/katanusantara.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131
Desa Lebaho Ulaq Bidik Kemandirian Ekonomi, Andalkan Pasar dan Rencana Rest Area - katanusantara.com

Desa Lebaho Ulaq Bidik Kemandirian Ekonomi, Andalkan Pasar dan Rencana Rest Area

0
Kepala Desa Lebaho Ulaq, Imansyah (Istimewa)

TENGGARONG – Pemerintah Desa Lebaho Ulaq terus mencari terobosan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PAD) demi menopang pembangunan mandiri. Salah satu strategi yang kini digencarkan adalah optimalisasi pengelolaan pasar desa serta perencanaan pembangunan rest area di jalur strategis.

Langkah ini ditujukan agar desa tidak sepenuhnya bergantung pada anggaran pemerintah, melainkan memiliki sumber finansial berkelanjutan. Pasar desa diprioritaskan menjadi pusat aktivitas ekonomi, sementara rest area dirancang sebagai etalase produk unggulan dan wadah promosi UMKM lokal.

Pasar ini direncanakan menjadi pusat kegiatan ekonomi berkelanjutan yang menghidupkan aktivitas warga sekaligus memperkuat kas desa.

Selain itu, pemerintah desa juga merancang pembangunan rest area di pinggir jalan desa. Saat ini tengah dilakukan pencarian lahan strategis untuk membangun fasilitas yang akan dilengkapi warung makan, toko, dan tempat istirahat bagi pelintas.

Letak desa yang berada di jalur transit dinilai potensial menjadikan rest area sebagai magnet ekonomi baru.

Imansyah juga ingin menjadikan rest area sebagai etalase produk unggulan desa, seperti gula merah, sekaligus ruang promosi bagi UMKM lokal. “Dengan begitu, perekonomian desa bisa tumbuh lebih cepat,” tegasnya, Jumat (8/8/2025).

Ia menekankan pentingnya kemandirian desa melalui PAD sebagai prinsip pembangunan.

“Prinsip saya sederhana. Jika ingin desa maju, maka harus memiliki PAD sendiri. Tidak bisa hanya bergantung pada anggaran pemerintah,” ujarnya.

Menurutnya, PAD memberi keleluasaan desa dalam mengalokasikan anggaran untuk pembangunan dan membantu masyarakat secara luas, asalkan tetap akuntabel.

Di sisi lain, perbaikan infrastruktur jalan juga menjadi prioritas. Beberapa titik jalan permukiman masih belum tersentuh semenisasi, namun tahun ini mendapat dukungan proyek semenisasi dan pengerasan dari anggota dewan.

“Jalan adalah faktor utama dalam mendorong kelancaran ekonomi desa. Saya juga berkomitmen untuk memajukan Desa Lebaho Ulaq melalui berbagai program strategis ini,” pungkasnya. (Adv)

Bagikan Sekarang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *