Usai Persikutim Tumbang 1-0, Mahyunadi Minta Pemain Bangkit: “Jangan Minder, Kita Masih Punya Peluang!”

KATANUSANTARA.COM, KUTAI TIMUR – Persikutim harus menelan kekalahan tipis 1-0 dari Persika dalam laga tandang yang berlangsung sengit. Hasil itu memang jauh dari harapan suporter, tetapi dianggap masih bisa diterima karena tim tidak kalah besar seperti prediksi sebagian pihak.
Wakil Bupati Kutai Timur, Mahyunadi, memberikan tanggapannya terkait kekalahan tersebut. Ia mengingatkan bahwa satu hasil buruk bukan alasan untuk menjatuhkan mental para pemain, apalagi kompetisi masih panjang.
“Kalah memang tidak menyenangkan, tapi setidaknya anak-anak tidak tumbang dengan skor telak. Ini menunjukkan bahwa mereka masih mampu memberikan perlawanan,” ujar Mahyunadi.
Menurutnya, tim sudah menunjukkan peningkatan dalam hal organisasi permainan dan konsistensi pertahanan. Ia menilai kekalahan tipis tersebut justru menjadi bukti bahwa Persikutim masih berada di jalur yang benar.
Meski begitu, Mahyunadi meminta seluruh pemain tidak cepat puas ataupun mencari pembenaran. Kekalahan tetap harus menjadi pelajaran sekaligus alarm untuk bekerja lebih keras di laga berikutnya.
Ia menyebut masih banyak aspek yang perlu dievaluasi, terutama efektivitas serangan dan pengambilan keputusan di area final third. Tumpulnya penyelesaian akhir menjadi sorotan khusus yang menurutnya wajib dibenahi.
Selain evaluasi teknis, Mahyunadi menekankan pentingnya menjaga mental pemain agar tetap stabil. Baginya, kekuatan psikologis menentukan kualitas tim dalam menjalani pertandingan berikutnya.
Dalam pandangannya, laga selanjutnya justru menjadi momentum bagi Persikutim untuk menunjukkan karakter sesungguhnya. Ia memastikan dukungan penuh pemerintah daerah tetap diberikan.
“Kita harus yakin bahwa Persikutim bisa bangkit dan meraih hasil sempurna di pertandingan berikutnya. Jangan sampai kekalahan ini membuat mereka ragu terhadap kemampuan sendiri,” tegasnya.
Mahyunadi juga meminta suporter tetap mendukung tim dengan cara positif. Ia percaya tekanan yang berlebihan hanya akan membuat pemain semakin sulit berkembang.
Dengan jadwal kompetisi yang masih panjang, ia optimistis Persikutim berpeluang memperbaiki posisinya. Ia berharap kekalahan tipis ini menjadi pemicu kebangkitan, bukan alasan untuk menyerah lebih awal.(ADV)









