Bupati Kukar Ingin Sinergi Pembangunan dengan Kahmi Semakin Meningkat

Bupati Kukar dr. Aulia Rahman Basri sekaligus Koordinator Presidium KAHMI Kukar saat melakukan pemotongan tumpeng Milad KAHMI ke-60. (Kata Nusantara)
KATANUSANTARA.COM – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) dr. Aulia Rahman Basri berharap sinergi antara Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kukar semakin meningkat, khususnya dalam memberikan kontribusi terhadap pembangunan daerah.
Hal tersebut disampaikan Aulia saat menghadiri kegiatan jalan santai dalam rangka Milad ke-60 KAHMI yang dilaksanakan KAHMI Kabupaten Kutai Kartanegara di Tenggarong, Minggu (4//10/2026).
Aulia mengatakan, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi momentum memperingati perjalanan, tetapi juga diharapkan dapat memperkuat hubungan dan solidaritas antaranggota KAHMI Kukar.
“Kita berharap kegiatan jalan santai ini lebih meningkatkan lagi keakraban dan kesolidan di tubuh KAHMI Kutai Kartanegara itu sendiri,” ujar Aulia.
Selain memperkuat internal organisasi, ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat luas, khususnya warga yang berada di Tenggarong.
Menurutnya, keberadaan organisasi kemasyarakatan harus dapat memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan sekitarnya.
.
Karena itu, momentum Milad ke-60 KAHMI diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat pengabdian kepada masyarakat.
“Kita (KAHMI) ingin memberikan manfaat yang seluas-luasnya untuk warga masyarakat yang ada di Kutai Kartanegara, khususnya yang ada di Tenggarong ini,” katanya.
Aulia menjelaskan bahwa Milad ke-60 KAHMI tahun ini mengusung tema nasional terkait kedaulatan bangsa.
Menurutnya, tema tersebut dapat menjadi momentum bagi KAHMI untuk semakin memperkuat kontribusinya terhadap pembangunan.
Dalam konteks daerah, ia berharap kader dan alumni KAHMI dapat mengambil peran dalam pembangunan Kabupaten Kukar sesuai dengan bidang dan kapasitas masing-masing.
“Kami juga berharap dengan Milad yang ke-60 ini, kita mengusung tema secara nasional terkait dengan kedaulatan bangsa, maka kami menginginkan bahwa kami lebih bisa memberikan kontribusi lagi untuk pembangunan yang ada di negeri ini, khususnya bagi kami di Kutai Kartanegara, memberikan kontribusi pembangunan di Kabupaten Kutai Kartanegara,” jelasnya.
Aulia menilai hubungan antara pemerintah daerah dan KAHMI selama ini berjalan dengan baik.
Dia mengatakan, kedekatan tersebut juga memiliki makna tersendiri karena dirinya saat ini menjabat sebagai Bupati Kukar sekaligus Koordinator Presidium KAHMI.
“Hubungannya sangat baik. Kami sendiri juga hari ini selaku Bupati Kutai Kartanegara dan sebagai Koordinator Presidium KAHMI, tentunya ini menjadi simbol tersendiri bagaimana eratnya hubungan antara KAHMI dengan pemerintah itu sendiri,” tuturnya.
Menurut Aulia, KAHMI merupakan wadah bagi para alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) untuk melanjutkan pengabdian setelah menyelesaikan proses kaderisasi dan aktivitas mereka di HMI.
Ia menyebut HMI sebagai ruang pembentukan generasi penerus bangsa yang kemudian para alumninya melanjutkan pengabdian melalui berbagai bidang, termasuk pemerintahan.
“KAHMI merupakan alumni dari HMI dan HMI, sebagaimana kita pahami, bahwa HMI adalah kawah candradimuka untuk mempersiapkan generasi-generasi penerus bangsa,” ungkapnya.
Aulia mengatakan, setelah menyelesaikan proses di HMI, para alumni kemudian mengabdikan diri melalui KAHMI dengan berbagai bentuk kekaryaan.
“Dan kami mengkaryakan diri setelah selesai ber-HMI, mengkaryakan diri di KAHMI dan kami mewujudkan bentuk kekaryaan itu sendiri dalam bentuk pengabdian kami di pemerintahan hari ini,” pungkasnya.






