54 Tenant Arbizz Space di Pujasera Sudah Beroperasi

0
04 okt 26 (kanus) - news 2

Kepala Diskop-UKM Kukar Muhammad Reza. (Kata Nusantara)

KATANUSANTARA.COM – Dari total 58 tenant, sebanyak 54 tempat di Arbizz Space kawasan Pujasera Tenggarong kini telah beroperasi dari total 58 tenant yang tersedia.

Empat tenant lainnya masih dalam proses rehabilitasi sebelum mulai menjalankan aktivitas usahanya.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Muhammad Reza, mengatakan Arbizz Space sebenarnya telah beroperasi sekitar satu bulan sebelum resmi diluncurkan.

“Dari 58 tenan yang ada di sini, semuanya sudah berkontrak. Memang saat ini yang beroperasi itu ada 54 tenan. Empat tenan masih dalam rehab,” jelas dia, Minggu (4/10/2026).

Reza menegaskan, keberadaan tenant di Arbizz Space tidak hanya berasal dari pelaku UMKM di wilayah Tenggarong.

Sejumlah pelaku usaha dari berbagai kecamatan di Kukar juga turut mengambil bagian.

“Yang terjauh itu di Kecamatan Kembang Janggut tadi. Tepatnya lokasinya di dekat Hambau. Di sini salah satu berusaha untuk usaha kopi,” katanya.

Menurut Reza, keterlibatan pelaku UMKM dari berbagai wilayah tersebut menjadi bagian penting dalam membangun Arbizz Space sebagai ruang usaha bersama bagi UMKM Kukar.

Terkait biaya sewa, Reza menjelaskan tarif tenant berbeda-beda sesuai dengan tipe dan lokasi tempat usaha.

Salah satu tipe yang berada di bagian belakang menggunakan konsep kontainer dengan estimasi sewa sekitar Rp750 ribu per bulan.

“Itu pun ada keringanan, ada keringanan yang ingin membayar per hari, itu disesuaikan,” tuturnya.

Reza berharap skema tersebut dapat memberikan ruang bagi lebih banyak pelaku UMKM untuk berpartisipasi dan mengembangkan usaha mereka di kawasan Arbizz Space.

“Prinsipnya adalah kita berharap UMKM yang ada di Tenggarong, di Kutai Kartanegara, bisa ikut serta berkontribusi di dalam Arbizz Space,” katanya.

Ia optimistis Arbizz Space dapat berkembang karena lokasinya dinilai strategis dan mudah terlihat dari akses utama menuju Tenggarong.

Kawasan tersebut tidak hanya menjadi pusat aktivitas UMKM, tetapi juga berkembang menjadi salah satu ikon baru kota.

“Kita optimis. Dari awal kita sudah optimis karena memang letaknya strategis. Kita turun dari jembatan, itu sudah terlihat di Tenggarong. Ini salah satu ikon,” jelas Reza.

Ia mengatakan, pengembangan kawasan tersebut akan dilakukan secara bertahap.

“Tahun pertama ini memang untuk keramaian dulu. Keramaian dulu biar tahu, nanti ke depannya ini menjadi salah satu ikonnya Tenggarong,” ujarnya.

Reza berharap Arbizz Space dapat menjadi salah satu tujuan wisata di Tenggarong, berdampingan dengan sejumlah destinasi yang sudah lebih dahulu dikenal masyarakat.

“Jadi orang ke sini bukan hanya ke museum dan ke Pulau Kumala, tetapi juga ini menjadi salah satu destinasi wisata bersamaan dengan pusat kulinernya,” pungkasnya.

Bagikan Sekarang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *