35 ASN Kukar Dilantik untuk Melengkapi Perangkat Daerah yang Kosong

Puluhan ASN yang dilantik di Pendopo Bupati Kukar. (Kata Nusantara)
KATANUSANTARA.COM – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) melantik 35 aparatur sipil negara (ASN) untuk mengisi sejumlah jabatan di lingkungan pemerintahan daerah yang masih kosong.
Pelantikan tersebut mencakup tiga pejabat pimpinan tinggi pratama (JPTP), lima pejabat administrator, dan 27 pejabat pengawas.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kukar, Rendra Abadi menjelaskan bahwa pengisian jabatan ini dilakukan untuk melengkapi struktur organisasi perangkat daerah (OPD), sekaligus memastikan pelaksanaan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal.
Dari tiga pejabat JPTP yang dilantik, masing-masing mengisi posisi Staf Ahli Bidang Umum Sekretariat Daerah, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP2KB), serta Sekretaris DPRD Kukar.
Pelantikan tersebut juga menyasar sejumlah jabatan administrator dan pengawas di berbagai OPD.
Posisi yang diisi mencakup bidang sosial, pendidikan, kesehatan, perdagangan, perkebunan, hingga perangkat kecamatan dan kelurahan.
Di lingkungan Sekretariat Daerah, Maman Setiawan dilantik sebagai Staf Ahli Bidang Umum. Dr. Bahari Jokosusilo dipercaya menjabat Kepala DP2KB, sedangkan Lukman mengisi posisi Sekretaris DPRD.
Sementara itu, pada tingkat administrator dan pengawas, sejumlah pejabat ditempatkan untuk memperkuat pelaksanaan tugas teknis di masing-masing instansi.
Penempatan tersebut antara lain meliputi bidang pemberdayaan sosial, PAUD dan pendidikan nonformal, pengendalian penyakit, pelayanan kesehatan, serta pengelolaan fasilitas dan unit pelayanan.
Rendra menyebutkan, masih terdapat sejumlah jabatan yang belum terisi. Untuk jabatan JPTP saja, terdapat delapan posisi kosong yang disebabkan beberapa pejabat memasuki masa pensiun.
Kondisi tersebut membuat sebagian jabatan masih dijalankan oleh pelaksana tugas (Plt.).
Ia memastikan pengisian jabatan belum berhenti pada pelantikan kali ini. Pemerintah daerah masih menyiapkan tahapan pelantikan berikutnya untuk mengisi posisi yang masih kosong.
“Insyaallah nanti akan ada pelantikan lagi ke depannya. Insyaallah, bulan ini masih ada pelantikan lagi,” ungkap dia, Jumat (6/11/2026).
Kepada para pejabat yang baru dilantik, Rendra meminta agar segera menyesuaikan diri dengan lingkungan kerja dan tanggung jawab yang baru.
Kecepatan dalam melakukan serah terima jabatan dinilai penting agar tidak terjadi kekosongan pelaksanaan tugas di masing-masing perangkat daerah.
Menurutnya, masyarakat tetap membutuhkan pelayanan pemerintah sehingga pejabat yang baru dilantik diharapkan tidak menunda proses peralihan tanggung jawab.
Ia menyampaikan arahan tersebut sejalan dengan pesan Bupati Kukar agar seluruh pejabat segera menjalankan tugas sesuai posisi masing-masing.
“Harapannya kepada pejabat yang baru dilantik sama dengan yang disampaikan Pak Bupati, yaitu agar cepat menyesuaikan diri. Kalau bisa, hari Senin sudah serah terima karena masyarakat menunggu kita,” tegasnya.
Dengan pengisian jabatan secara bertahap, Pemkab Kukar diharapkan dapat memperkuat kinerja organisasi pemerintahan, memperjelas pembagian tanggung jawab, serta menjaga kesinambungan pelayanan publik.
Rendra menegaskan bahwa para pejabat yang telah dilantik perlu segera bekerja dan menyesuaikan diri dengan kebutuhan instansi masing-masing.
“Kalau bisa, hari Senin sudah serah terima karena masyarakat menunggu kita,” pungkasnya. (adv)






