Bupati Kukar Anggap Guru sebagai Pilar Penting Kemajuan Pendidikan Daerah

Bupati Kukar dr. Aulia Rahman Basri. (Kata Nusantara)
KATANUSANTARA.COM – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), dr. Aulia Rahman Basri, menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk mempertahankan Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) bagi guru meskipun kondisi fiskal daerah saat ini tidak lagi sama seperti periode sebelumnya.
Kebijakan tersebut menjadi bentuk perhatian Pemkab Kukar terhadap kesejahteraan tenaga pendidik yang dinilai berperan penting dalam menentukan kualitas pendidikan di daerah.
Aulia menjelaskan, kondisi keuangan daerah saat ini mengharuskan pemerintah melakukan penyesuaian dalam pengelolaan anggaran.
Namun, situasi tersebut tidak mengubah pandangan pemerintah daerah mengenai pentingnya menjaga kesejahteraan guru sebagai bagian dari upaya meningkatkan mutu pendidikan.
Menurutnya, guru merupakan ujung tombak proses pendidikan dan pengajaran di Kabupaten Kukar.
Peran mereka sangat menentukan dalam membentuk pengetahuan, kemampuan, serta kualitas generasi muda yang akan menjadi penerus pembangunan daerah.
Karena itu, Pemkab Kukar berupaya mempertahankan TPP guru agar kesejahteraan tenaga pendidik tetap mendapat perhatian di tengah keterbatasan fiskal.
“Kita memahami bahwa kondisi fiskal di tempat kita hari ini tidak seperti kemarin. Akan tetapi, komitmen kami, kita tetap mempertahankan TPP guru-guru kita,” ujar Aulia.
Ia menilai, perhatian terhadap kesejahteraan guru tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan pegawai, tetapi juga menjadi salah satu faktor pendukung dalam menjaga kualitas proses belajar mengajar di sekolah.
Guru yang mendapatkan dukungan kesejahteraan diharapkan dapat menjalankan tugasnya dengan baik sehingga proses pembelajaran yang diterima para siswa semakin berkualitas.
Aulia menegaskan bahwa upaya menjaga kesejahteraan tenaga pendidik harus berjalan seiring dengan harapan pemerintah untuk meningkatkan mutu pendidikan di Kukar.
Sebab, keberhasilan pendidikan tidak terlepas dari peran guru dalam menyampaikan materi pembelajaran dan mendampingi perkembangan peserta didik.
Dalam pandangannya, pemberian insentif atau tambahan penghasilan dapat menjadi salah satu faktor yang mendorong seseorang untuk bekerja lebih baik.
Ia merujuk pada prinsip people move by incentive, yang menggambarkan bahwa insentif dapat memengaruhi motivasi seseorang dalam menjalankan pekerjaannya.
Atas dasar itu, pemerintah daerah berharap kebijakan mempertahankan TPP dapat membantu menjaga motivasi guru dalam menjalankan tanggung jawab profesionalnya.
Meski demikian, komitmen tersebut tetap berada dalam konteks pengelolaan anggaran daerah yang harus mempertimbangkan kondisi fiskal dan berbagai kebutuhan pembangunan lainnya.
Aulia berharap perhatian terhadap kesejahteraan guru dapat mendukung keberlangsungan proses pendidikan yang berkualitas, sehingga anak-anak di Kukar memperoleh layanan pembelajaran yang semakin baik.
“Karena kita menganggap bahwa guru-guru ini merupakan ujung tombak dari proses pendidikan dan pengajaran yang ada di Kabupaten Kutai Kartanegara. Dengan menjaga kesejahteraan para guru ini, kita berharap proses pengajaran terhadap anak-anak kita bisa menjadi lebih baik lagi,” pungkasnya. (adv)






