Bupati Kukar Pimpin Peringatan Hari Sumpah Pemuda 2026

Peringatan Hari Sumpah Pemuda 2026 di Halaman Kantor Bupati Kukar. (Kata Nusantara)
KATANUSANTARA.COM – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar), dr. Aulia Rahman Basri, memimpin peringatan Hari Sumpah Pemuda 2026, Rabu (28/10/2026). Momentum tersebut dimanfaatkan untuk mengajak generasi muda agar semakin aktif dalam kegiatan produktif, mengembangkan potensi diri, serta mengambil peran nyata sebagai penggerak pembangunan daerah.
Menurutnya, generasi muda harus memiliki harapan dan keberanian untuk mewujudkan impian. Potensi yang dimiliki pemuda perlu diarahkan pada berbagai kegiatan positif yang memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Tentunya kami berharap, di peringatan Hari Sumpah Pemuda kali ini, kita lebih bisa membangun pemuda-pemudi yang ada di Kabupaten Kutai Kartanegara,” ucapnya.
Ia menilai, keterlibatan pemuda dalam kegiatan produktif dan kemasyarakatan menjadi bagian penting dalam mendorong kemajuan daerah. Karena itu, pemerintah daerah ingin memberikan ruang yang lebih luas bagi generasi muda untuk berkontribusi sesuai kemampuan dan bidang yang diminati.
Aulia meyakini pemuda Kukar memiliki potensi besar untuk menjadi bagian dari pembangunan, baik dalam menjawab kebutuhan masyarakat saat ini maupun mempersiapkan masa depan daerah.
“Kita juga berharap pemuda mengaktifkan diri dalam kegiatan-kegiatan produktif, kegiatan-kegiatan kemasyarakatan, dan memberikan manfaat yang seluas-luasnya untuk warga masyarakat Kabupaten Kutai Kartanegara,” jelasnya.
Komitmen terhadap pengembangan generasi muda, lanjut Aulia, juga tercermin dalam 17 program dedikasi Kukar Idaman Terbaik. Ia menyebutkan, sebagian besar program tersebut memiliki keterkaitan dengan kebutuhan dan pengembangan potensi pemuda.
Dukungan yang diberikan mencakup pengembangan usaha produktif, kewirausahaan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, hingga perluasan kesempatan mengenyam pendidikan. Salah satu program yang dapat dimanfaatkan generasi muda adalah 100 Ribu Petani, Peternak, dan Nelayan Tangguh.
Melalui program tersebut, pemerintah daerah ingin mendorong penguatan sumber daya manusia pada sektor-sektor produktif yang menjadi bagian penting dari perekonomian Kukar. Selain itu, terdapat program wirausaha mandiri yang diarahkan untuk mendukung masyarakat dalam mengembangkan kegiatan usaha.
Sementara di sektor pendidikan, Pemkab Kukar menyediakan Beasiswa Kukar Idaman Terbaik sebagai salah satu bentuk dukungan bagi masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan.
Aulia menegaskan, berbagai program tersebut menunjukkan bahwa pemuda bukan hanya menjadi kelompok penerima manfaat pembangunan, melainkan juga diharapkan mampu mengambil peran sebagai pelaku utama dalam pelaksanaannya.
“Di program dedikasi itu, kalau kita lihat dan kita bedah 17 program dedikasi, banyak sekali yang menyasar kegiatan-kegiatan pemuda. Baik itu kegiatan usaha produktif, kita punya kegiatan 100 Ribu Petani, Peternak, Nelayan Tangguh. Kita juga punya program untuk wirausaha mandiri,” terangnya.
Menurutnya, keberadaan program-program tersebut perlu diimbangi dengan kemauan generasi muda untuk terus meningkatkan kemampuan, mengembangkan kreativitas, dan terlibat dalam berbagai kegiatan pembangunan. Ia mengaku optimistis melihat atmosfer pembangunan di Kukar yang saat ini turut digerakkan oleh kalangan muda.
“Pemuda ini kita harapkan menjadi aktor utama pembangunan yang ada di Kabupaten Kutai Kartanegara. Hari ini kami merasakan bagaimana atmosfer pembangunan yang dimotori oleh pemuda itu sangat-sangat luar biasa,” katanya.
Ia berharap semangat Hari Sumpah Pemuda terus tumbuh dalam kehidupan sehari-hari dan diwujudkan melalui tindakan nyata, baik dalam pendidikan, kegiatan ekonomi, maupun aktivitas sosial kemasyarakatan.
“Apalagi kalau kita lihat di Kukar, bupati dan wakil bupatinya masih bisa dikategorikan pemuda. Jadi, menurut hemat kami, ini juga menjadi motivasi tersendiri bagi kita. Meskipun orang bilang, ya, umur itu hanya masalah angka, tapi hidup itu masalah rasa. Kalau rasanya muda, ya muda terus dong,” pungkasnya. (adv)






