Jelang Purna Tugas, Camat Loa Kulu Titip Pesan Kolaborasi untuk Keberlanjutan Pembangunan

Foto : H. Adriansyah, S.H. Camat Loa Kulu (Red)
LOA KULU – Menjelang berakhirnya masa pengabdian sebagai Camat Loa Kulu, H. Adriansyah, S.H., berpesan agar semangat kebersamaan dan kolaborasi antarelemen masyarakat tetap menjadi fondasi pembangunan di wilayah yang mencakup 15 desa tersebut.
Pesan itu disampaikan dalam acara jamuan perpisahan yang digelar di Lapangan Eks Kayu Mas, Kecamatan Loa Kulu, Kamis (15/10/2026). Bukan sekadar seremoni menjelang purna tugas, kegiatan tersebut menjadi momentum untuk merefleksikan pentingnya menjaga hubungan antara pemerintah, masyarakat, pemerintah desa, dan dunia usaha.
Dalam sambutannya, Adriansyah menekankan bahwa membangun dan mempertahankan kekompakan di wilayah dengan karakteristik 15 desa membutuhkan komunikasi yang terbuka, koordinasi yang konsisten, serta kepercayaan di antara seluruh pemangku kepentingan.
Menurutnya, pembangunan daerah tidak dapat sepenuhnya bertumpu pada pemerintah. Dukungan masyarakat dan keterlibatan sektor swasta juga diperlukan agar berbagai kebutuhan di tingkat desa dapat ditangani secara lebih optimal.
“Penekanan saya adalah kolaborasi yang baik. Sehingga pembangunan-pembangunan yang belum terakomodasi oleh pemerintah dapat turut didukung oleh perusahaan,” ujarnya.
Ia menilai, hubungan yang harmonis antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, masyarakat, dan perusahaan perlu terus dirawat. Dengan komunikasi yang baik, setiap pihak dapat mengambil peran sesuai kapasitasnya untuk mendukung pembangunan serta pemberdayaan masyarakat.
Selama menjalankan amanah sebagai camat, Adriansyah mengaku berupaya menjaga tanggung jawab kepada pimpinan di tingkat kabupaten sekaligus membangun sinergi dengan berbagai unsur di wilayah Loa Kulu. Baginya, koordinasi lintas sektor menjadi salah satu kunci agar program pembangunan dapat berjalan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Ada sisi emosional dalam acara perpisahan tersebut. Lapangan Eks Kayu Mas bukan tempat yang asing bagi Adriansyah. Ia mengenang lokasi itu sebagai tempat masyarakat menggelar perayaan ketika dirinya mulai menjalankan tugas sebagai Camat Loa Kulu.
Kini, menjelang purna tugas, ia kembali berada di lokasi yang sama dalam suasana berbeda. Jika sebelumnya menjadi bagian dari penyambutan awal pengabdian, kali ini tempat tersebut menjadi ruang untuk menyampaikan terima kasih sekaligus menitipkan harapan bagi keberlanjutan pembangunan di Loa Kulu.
Jamuan berlangsung sederhana dan diwarnai suasana keakraban. Sejumlah pedagang kuliner turut meramaikan kegiatan dengan menyajikan aneka hidangan, mulai dari bakso, mi ayam, kambing guling, tumpeng, Es Teh Solo, hingga tempe khas Loa Kulu dan berbagai sajian lainnya.
Kehadiran beragam pelaku usaha kuliner itu menambah suasana kebersamaan dalam kegiatan yang dihadiri unsur masyarakat dan berbagai pihak yang selama ini berinteraksi dalam penyelenggaraan pemerintahan di Kecamatan Loa Kulu.
Pada kesempatan tersebut, Adriansyah menyampaikan apresiasi kepada masyarakat, perusahaan, Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), seluruh pemerintah desa, para ketua rukun tetangga (RT), serta pihak-pihak lain yang telah mendukung pelaksanaan tugasnya.
Ia berharap hubungan baik yang telah terbangun selama masa kepemimpinannya tidak berhenti seiring berakhirnya masa jabatan. Sebaliknya, sinergi tersebut diharapkan menjadi modal sosial untuk menjaga kesinambungan program pembangunan dan memperluas pemberdayaan masyarakat.
Menurutnya, pergantian kepemimpinan merupakan bagian dari perjalanan pemerintahan, sedangkan tanggung jawab untuk menjaga kemajuan wilayah merupakan kepentingan bersama.
Pesan yang ditinggalkan Adriansyah pun menegaskan satu hal: keberlanjutan pembangunan Loa Kulu tidak hanya ditentukan oleh kepemimpinan seorang camat, tetapi juga oleh kemampuan seluruh unsur di dalamnya untuk mempertahankan komunikasi, memperkuat kolaborasi, dan bekerja bersama demi kepentingan masyarakat di 15 desa. (Red)
Penulis ; Redaksi Katanusantara.com






