Dinsos Kukar Gerak Cepat Bantu Warga yang Terdampak Musibah Kebakaran di Jalan Kartini Kelurahan Loa Ipuh

0
14 okt 26 (kanus) - news 3

Kepala Dinsos Kukar Rinda Desianti saat meninjau lokasi kebakaran di Jalan Kartini Gg. Karya, Kelurahan Loa Ipuh. (Kata Nusantara)

KATANUSANTARA.COM – Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) bergerak cepat menyiapkan bantuan bagi warga yang terdampak musibah kebakaran di Jalan Kartini, Kelurahan Loa Ipuh, Kecamatan Tenggarong.

Kepala Dinsos Kukar, Rinda Desianti, menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah kebakaran yang tidak hanya mengakibatkan kerugian material, tetapi juga merenggut nyawa dua anak.

Ia menjelaskan, pemerintah daerah berupaya memastikan kebutuhan mendesak masyarakat terdampak dapat segera ditangani melalui koordinasi dengan pemerintah kelurahan dan pengurus RT setempat.

Rinda menjelaskan, pihaknya telah berkoordinasi dengan pemerintah Kelurahan Loa Ipuh dan pengurus RT untuk mengidentifikasi jumlah warga terdampak serta mendata kerugian yang ditimbulkan akibat kebakaran.

Pendataan tersebut diperlukan agar bantuan yang diberikan dapat disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing korban.

Ia menargetkan bantuan dapat diserahkan pada hari yang sama setelah proses koordinasi dan identifikasi awal selesai dilakukan.

“Insyaallah, selambat-lambatnya siang ini, sambil menunggu koordinasi dari pihak kelurahan dan Pak RT untuk mengidentifikasi jumlah korban serta kerugian yang diderita, kami akan menyerahkan bantuan pada hari ini,” jelasnya, Rabu (14/10/2026).

Selain menyiapkan bantuan bagi warga terdampak, Dinsos Kukar juga akan menindaklanjuti pengajuan santunan kematian bagi keluarga dua anak yang meninggal dunia.

Rinda menerangkan bahwa Kemensos memiliki program santunan kematian yang dapat diusulkan bagi korban bencana.

Karena itu, kelengkapan data korban menjadi hal penting agar proses pengajuan dapat segera dilakukan.

Dinsos Kukar akan menggunakan hasil pendataan dan koordinasi dengan pihak terkait sebagai dasar penyampaian usulan tersebut kepada pemerintah pusat.

“Untuk santunan kematian, itu segera kami sampaikan ke Kemensos karena Kemensos punya program santunan kematian seperti itu. Jadi, data-data itu sangat kami perlukan,” ungkapnya.

Terkait pemenuhan kebutuhan konsumsi warga terdampak, Dinsos juga telah menawarkan kemungkinan pendirian dapur umum di sekitar lokasi kebakaran.

Namun, berdasarkan hasil komunikasi awal dengan pihak kelurahan, pendirian dapur umum untuk sementara dinilai belum diperlukan.

Meski demikian, Rinda memastikan pihaknya tetap siap memberikan dukungan apabila terdapat kebutuhan tambahan yang muncul selama proses penanganan pascakebakaran.

Menurutnya, bentuk bantuan akan terus disesuaikan dengan perkembangan kondisi masyarakat di lapangan.

“Tadi kami sudah koordinasi dengan pihak kelurahan, apakah perlu kami mendirikan dapur umum. Untuk sementara ini katanya belum. Tetapi, apa pun yang dibutuhkan, kami siap untuk membantu,” katanya.

Rinda juga mendatangi rumah duka dan rumah sakit untuk melihat langsung kondisi keluarga korban serta memastikan kebutuhan penanganan yang masih diperlukan.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya Dinsos untuk memperoleh gambaran kondisi korban secara langsung, selain melalui laporan yang disampaikan pemerintah kelurahan dan pengurus RT.

Di sisi lain, ia mengajak masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran, terutama pada malam hari ketika sebagian besar warga sedang beristirahat.

Salah satu langkah yang disarankannya adalah kembali menggalakkan kegiatan ronda malam sebagai bentuk pengawasan dan kepedulian bersama terhadap keamanan lingkungan permukiman.

Rinda turut mengingatkan masyarakat agar memperhatikan kondisi cuaca kering yang berpotensi meningkatkan kerawanan kebakaran.

Ia menilai kewaspadaan dan kepedulian antarwarga perlu diperkuat untuk meminimalkan risiko serta mempercepat respons apabila terjadi keadaan darurat.

“Paling tidak, karena biasanya kejadiannya itu pada malam hari, kita bisa lebih waspada lagi terhadap bahaya kebakaran. Kita berharap bahwa kita saling menjaga satu sama lain dan warga juga lebih waspada,” pungkasnya.

Bagikan Sekarang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *