Cetak Generasi ASN Transportasi, Kutim Raih 20 Kuota Beasiswa Ikatan Dinas Kemenhub

0
WhatsApp Image 2026-08-02 at 18.23.24

(Istimewa)

KATANUSANTARA, KUTIM – Komitmen Pemerintah Kabupaten Kutai Timur dalam membangun sumber daya manusia kembali membuahkan hasil. Daerah ini sukses memperoleh alokasi beasiswa ikatan dinas Pola Pembibitan (Polbit) dari Kementerian Perhubungan dengan jumlah kuota terbesar dibandingkan pemerintah daerah lainnya di Indonesia.

Keberhasilan tersebut menjadi tonggak penting bagi Kutai Timur dalam menyiapkan tenaga teknis transportasi yang nantinya akan memperkuat pelayanan publik sekaligus mendukung perkembangan infrastruktur di daerah.

Proses kerja sama diawali melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Bupati Kutai Timur Ardiansyah Sulaiman dan Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP) Kementerian Perhubungan, Suharto, di Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang. Selanjutnya, kesepakatan itu diperkuat dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) oleh Sekretaris Daerah Kutai Timur Rizali Hadi bersama PTDI-STTD Bekasi.

Melalui kerja sama tersebut, Pemerintah Kabupaten Kutai Timur berhasil memperoleh jatah 20 peserta pendidikan ikatan dinas. Rinciannya, sebanyak 10 mahasiswa Program Diploma III akan mulai diberangkatkan pada 2027, sedangkan 10 mahasiswa Program Diploma IV dijadwalkan mengikuti pendidikan pada 2028. Jumlah tersebut jauh lebih besar dibanding kuota yang umumnya diterima daerah lain, yakni hanya berkisar dua hingga lima orang.

Sekretaris Dinas Perhubungan Kutai Timur, Masrianto Suriansyah, mengatakan program tersebut merupakan bentuk investasi jangka panjang pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan tenaga profesional di bidang transportasi.

“Yang dibangun bukan hanya infrastruktur, tetapi juga manusianya. Kerja sama ini menjadi investasi jangka panjang agar Kutai Timur memiliki SDM transportasi yang siap menghadapi kebutuhan pembangunan ke depan,” ujarnya, Minggu (2/8/2026).

Menurut Masrianto, selama ini Dishub Kutai Timur masih menghadapi keterbatasan personel teknis, sementara cakupan tugas yang diemban sangat luas. Selain mengelola transportasi darat, instansi tersebut juga bertanggung jawab terhadap sektor pelayaran dan transportasi udara yang terus berkembang seiring meningkatnya aktivitas pembangunan.

Program Pola Pembibitan dinilai menjadi solusi yang tepat karena lulusan pendidikan nantinya akan kembali mengisi kebutuhan aparatur di lingkungan Dinas Perhubungan Kutai Timur. Skema tersebut juga tidak mengurangi kuota penerimaan CPNS jalur reguler sehingga tetap memberikan kesempatan bagi masyarakat umum mengikuti seleksi nasional.

“Kekurangan tenaga teknis yang selama ini menjadi tantangan mulai mendapat solusi melalui kebijakan Pemerintah Kabupaten Kutai Timur. Insyaallah pada 2027 kita sudah memiliki 10 taruna yang menjalani pendidikan ikatan dinas di STTD Bekasi,” katanya.

Ia menambahkan, seluruh penerima beasiswa berasal dari putra-putri daerah yang memiliki kewajiban kembali mengabdi setelah menyelesaikan pendidikan. Dengan demikian, kompetensi yang diperoleh selama kuliah dapat langsung dimanfaatkan untuk meningkatkan pelayanan transportasi di Kutai Timur.

Pemerintah Kabupaten Kutai Timur optimistis keberadaan tenaga profesional hasil program Polbit akan memperkuat kualitas tata kelola sektor transportasi. Pembangunan jaringan jalan, pelabuhan, hingga fasilitas transportasi lainnya dinilai harus diimbangi dengan kesiapan sumber daya manusia yang memiliki kemampuan teknis sesuai kebutuhan.

“Melalui ikatan dinas ini, para lulusan dipastikan kembali ke Kutai Timur untuk mengabdi. Harapannya, sektor transportasi daerah akan dikelola oleh SDM yang kompeten dan benar-benar memahami kebutuhan daerah,” tutup Masrianto.

Bagikan Sekarang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *