Bukit Mahoni Menyala, Inovasi Wisata Malam yang Dongkrak Kunjungan

0
IMG-20260906-WA0018

KATANUSANTARA.COM — Bukit Mahoni di Desa Bangun Rejo, Kecamatan Tenggarong Seberang, Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), terus berinovasi sejak resmi dibuka pada 9 Maret 2023.

Memasuki tahun ketiga pengelolaan, destinasi yang dikelola Pokdarwis Mentari tersebut mulai menawarkan pengalaman wisata yang berbeda melalui program Mahoni Menyala. Program yang diluncurkan pada Januari 2025 itu memperpanjang waktu kunjungan hingga malam hari.

Ketua Pokdarwis Mentari Desa Bangun Rejo, Lucky Anisa, mengatakan konsep Mahoni Menyala lahir setelah pihaknya mengikuti orientasi lapangan bersama Dinas Pariwisata (Dispar) Kukar ke Yogyakarta.

Dalam kegiatan tersebut, pengelola melihat konsep wisata malam di kawasan Pinus Pengger, Gunung Kidul. Konsep hutan yang dihiasi pencahayaan kemudian menjadi inspirasi untuk dikembangkan sesuai karakter Bukit Mahoni.

“Waktu itu kami melihat hutan pinus yang diberi lampu-lampu dan malam harinya tetap menarik untuk dikunjungi. Kami berpikir, konsep seperti itu bisa diterapkan di sini karena sama-sama memiliki kawasan hutan,” kata Lucky, Minggu (6/9/2026).

Lucky bilang dari inspirasi tersebut, Pokdarwis Mentari kemudian mengajukan proposal kepada Dispar Kukar untuk mendukung pengembangan konsep wisata malam. Dukungan sarana dan prasarana, termasuk pencahayaan, kemudian membantu merealisasikan Mahoni Menyala.

Konsep tersebut tidak hanya mengandalkan suasana hutan pada malam hari. Pengelola juga menghadirkan kuliner tradisional serta pertunjukan seni di atas panggung untuk memberikan pengalaman berbeda kepada pengunjung.

Menurut Lucky, kehadiran Mahoni Menyala mendapat respons positif dari wisatawan. Suasana hutan yang tetap asri pada malam hari menjadi salah satu daya tarik yang membuat pengunjung tertarik datang.

“Alhamdulillah sejak kami rilis, respons pengunjung luar biasa. Mereka bisa merasakan nuansa yang berbeda, menikmati hutan saat malam hari, sekaligus menikmati kuliner tradisional yang kami unggulkan,” ujarnya.

Ketua Pokdarwis Mentari, Bukit Mahoni Lucky Anisa. (Dok. Lucky Anisa)

Ia mengatakan perkembangan tersebut turut memperluas jangkauan wisatawan Bukit Mahoni. Pengunjung tidak hanya berasal dari wilayah Kukar, tetapi juga datang dari Samarinda, Bontang dan Balikpapan.

Bahkan, kata dia, Bukit Mahoni mulai mendapat kunjungan wisatawan mancanegara.

Lucky menyebut sejumlah wisatawan dari Kanada, Belanda, Jerman dan Jepang pernah berkunjung melalui agen perjalanan yang membawa mereka untuk singgah di destinasi tersebut.

“Untuk wisatawan mancanegara, kami waktu itu membangun komunikasi dengan agen tour and travel. Ada wisatawan dari Kanada, Belanda, Jerman dan Jepang yang dibawa dan diajak mampir ke Bukit Mahoni,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia mengatakan tingginya minat kunjungan juga terlihat pada akhir pekan. Meski belum memiliki rekapitulasi pasti untuk total kunjungan selama satu tahun terakhir, pengelola mencatat jumlah pengunjung dapat mencapai lebih dari 1.000 orang dalam sehari pada Sabtu maupun Minggu.

“Kalau weekend itu high season. Untuk Sabtu kami buka dari pagi sampai malam dan pengunjung tidak kurang dari 1.000 orang. Hari Minggunya juga sekitar itu, jadi dalam seminggu bisa sekitar 2.000 pengunjung,” pungkasnya. (*)

Bagikan Sekarang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *