Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wordpress-seo domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/katanusa/domains/katanusantara.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the covernews domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/katanusa/domains/katanusantara.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131
Arus Sungai Deras Hambat Pembangunan Jembatan Telen - katanusantara.com

Arus Sungai Deras Hambat Pembangunan Jembatan Telen

0

KATANUSANTARA.COM, KUTAI TIMUR – Derasnya arus sungai menjadi hambatan terbesar dalam proses pembangunan Jembatan Telen. Pekerjaan yang telah berlangsung sejak 2023 kini kembali tertunda karena kondisi sungai yang tidak dapat diprediksi.

Satu tiang utama yang menjadi fondasi awal jembatan hingga kini belum dapat diselesaikan. Pekerja kesulitan memasukkan material ke dalam struktur pondasi akibat arus yang terlalu kuat. Situasi ini membuat pengecoran tidak bisa diteruskan.

Camat Telen, Petrus Ivung, membenarkan bahwa kondisi sungai benar-benar mempersulit proses pembangunan.

“Arus sungai terlalu deras, sehingga pekerja tidak bisa melanjutkan pengecoran dengan aman,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa pembangunan di wilayah sungai membutuhkan waktu dan ketelitian tinggi.

Setiap tahap harus dilakukan pada kondisi yang stabil agar kualitas konstruksi tetap terjaga dan aman digunakan masyarakat.

Keterlambatan ini membuat warga terus menghadapi hambatan akses. Banyak jalur darat tidak dapat dilalui ketika hujan deras, sehingga masyarakat kembali mengandalkan perahu sebagai sarana transportasi utama.

Petrus berharap cuaca segera membaik agar pelaksanaan pembangunan dapat dilanjutkan.

“Kami berharap pengerjaan bisa segera dilakukan lagi, karena masyarakat sangat berharap jembatan ini cepat selesai,” katanya.

Pemerintah kecamatan terus melakukan komunikasi dengan pihak teknis untuk mencari solusi yang tepat.

Pengawasan terhadap proyek akan ditingkatkan agar setiap tahapan bisa dilakukan segera setelah kondisi memungkinkan.

Dengan tingginya ketergantungan warga terhadap jembatan ini, penyelesaian pembangunannya menjadi prioritas penting bagi pemerintah daerah.(ADV)

Bagikan Sekarang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *