Bupati Kutim: OPD Tak Boleh Kerja Sendiri, Pendidikan Butuh Kebersamaan

KATANUSANTARA.COM, KUTAI TIMUR – Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman, menegaskan bahwa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) tidak boleh bekerja sendiri dalam menyelesaikan persoalan pendidikan dan menilai kebersamaan adalah kunci utama agar kebijakan pendidikan dapat terlaksana dengan optimal.
Sektor pendidikan memiliki kaitan erat dengan berbagai aspek lain, sehingga harus ditangani melalui kolaborasi.
Bahwa data kependudukan, kondisi sosial, dan faktor kesejahteraan keluarga turut mempengaruhi keberhasilan program wajib belajar.
Ardiansyah menilai bahwa tanpa kebersamaan antarsektor, berbagai intervensi yang dilakukan pemerintah tidak akan mencapai hasil optimal.
Ia menyoroti masih adanya OPD yang bekerja secara sektoral dan tidak berkoordinasi dalam pengambilan keputusan.
Untuk itu, bupati meminta agar setiap OPD aktif berkomunikasi dan menyelaraskan programnya.
Ia juga menekankan pentingnya memperkuat kerja lapangan, bukan hanya rapat koordinasi di ruang pertemuan.
Melalui kunjungan langsung, OPD dapat memahami kondisi riil yang dihadapi masyarakat.
“OPD tidak boleh berjalan sendiri. Pendidikan adalah tugas bersama semua sektor,” ujar Ardiansyah.
Bupati memastikan pemerintah daerah akan melakukan evaluasi terhadap pola kerja OPD. Ia berharap setiap instansi dapat memperbaiki koordinasi demi percepatan peningkatan kualitas pendidikan.
Menurutnya, kebersamaan tidak hanya berfungsi memperkuat kolaborasi, tetapi juga menciptakan keselarasan arah kebijakan.
Hasil akhirnya adalah percepatan peningkatan angka partisipasi sekolah.
“Kebersamaan adalah modal utama bagi Kutim untuk terus maju di bidang pendidikan,” tegasnya.(ADV)






