Pemkab Kukar Tengah Matangkan Kukar Kaya Festival 2027

0
04 nov 26 (kanus) - news 3

Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin. (Kata Nusantara)

KATANUSANTARA.COM – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kutai Kartanegara (Kukar) mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Kukar Kaya Festival 2027 dengan meminta penyusunan dan verifikasi kalender kegiatan atau agenda event daerah.

Hal tersebut dilakukan untuk memastikan berbagai festival dan kegiatan budaya yang menjadi bagian dari program Kukar Idaman Terbaik tetap berjalan di tengah kebijakan efisiensi anggaran.

Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin mengatakan, pemerintah daerah telah meminta agar agenda kegiatan tahun 2027 diperjelas.

Kalender event kabupaten nantinya akan menjadi acuan untuk menentukan kegiatan yang akan dilaksanakan sekaligus memastikan keberlanjutan Kukar Kaya Festival.

Ia menjelaskan, penyusunan agenda tersebut perlu segera dilakukan, meskipun saat ini organisasi perangkat daerah (OPD) terkait masih dipimpin oleh pelaksana tugas (Plt.) kepala dinas.

“Makanya, kemarin kami sudah meminta untuk memperjelas agenda tahun 2027, kalender event kabupaten itu apa saja, dan kami akan verifikasi kembali,” ujar dia, Rabu (4/11/2026).

Rendi menegaskan, pemerintah daerah tetap berkomitmen mempertahankan pelaksanaan festival yang telah masuk dalam program Kukar Idaman Terbaik.

Kebijakan efisiensi anggaran, kata dia, tidak seharusnya membuat kegiatan-kegiatan tersebut dihentikan.

Ia mengakui efisiensi dapat berdampak terhadap kapasitas maupun skala penyelenggaraan kegiatan.

Namun, penyesuaian tersebut tidak boleh menghilangkan tujuan utama Kukar Kaya Festival dalam menggerakkan aktivitas masyarakat dan perekonomian daerah.

Baginya, festival bukan sekadar agenda hiburan atau kegiatan seremonial. Keberadaan event daerah juga memberikan ruang bagi pelaku usaha, khususnya sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), untuk memasarkan produk serta memperoleh penghasilan dari meningkatnya aktivitas pengunjung.

“Efisiensi boleh menjadi momen penurunan kapasitas atau grade, tetapi tidak boleh menjadi penghalang untuk tidak menjalankan Kukar Kaya Festival. Karena itu juga merupakan sumber penghidupan ekonomi,” tegasnya.

Pengalaman penyelenggaraan Pesta Laut Nusantara menjadi salah satu gambaran besarnya antusiasme masyarakat terhadap kegiatan festival di Kukar.

Rendi menilai respons masyarakat terhadap kegiatan tersebut sangat baik sehingga penyelenggaraan event serupa perlu terus didorong di berbagai wilayah.

Ia berharap kegiatan festival tidak hanya terpusat di satu kawasan, tetapi dapat menjangkau seluruh kecamatan.

Dengan demikian, masyarakat di 20 kecamatan memiliki kesempatan yang sama untuk terlibat dan merasakan manfaat dari penyelenggaraan kegiatan tersebut.

“Luar biasa. Dan ini harus terjadi lagi di 20 kecamatan di Kutai Kartanegara. Ini harus terjadi lagi di Kutai Kartanegara, khususnya Tenggarong,” ungkapnya.

Di antara berbagai agenda yang akan disiapkan, Rendi secara khusus menekankan keberlanjutan Festival Erau.

Ia mengatakan, kegiatan budaya yang telah menjadi salah satu identitas Kukar tersebut harus kembali masuk dalam kalender event tahun 2027 dengan penyelenggaraan yang lebih meriah.

Selain mempertahankan keberlangsungannya, Pemkab Kukar juga berupaya memastikan Erau tetap masuk dalam Karisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata.

Rendi menilai pencapaian tersebut perlu dijaga karena proses untuk masuk dalam kalender event nasional membutuhkan perjuangan dan persiapan panjang.

Karena itu, penyelenggaraan Erau tidak boleh hanya dipandang sebagai agenda tahunan daerah.

Festival tersebut juga menjadi salah satu kesempatan bagi Kukar untuk memperkenalkan kekayaan budaya sekaligus memperkuat daya tarik pariwisata daerah di tingkat nasional.

“Pastinya Erau yang pertama. Itu wajib tahun depan, harus lebih meriah dan tetap masuk dalam KEN. Masuk KEN itu susah, artinya perjuangannya panjang. Jadi, harus kita masukkan,” pungkasnya. (adv)

Bagikan Sekarang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *