Pemkab Kukar akan Realisasikan Program RT-Ku Terbaik

0
12 okt 26 (kanus) - news 3

Kepala DPMD Kukar Arianto. (Kata Nusantara)

KATANUSANTARA.COM – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) akan mulai merealisasikan Program RT-Ku Terbaik secara bertahap pada Oktober 2026.

Program yang menjadi bagian dari dedikasi Kukar Idaman Terbaik tersebut disiapkan dengan alokasi anggaran sebesar Rp50 juta untuk setiap RT, setelah mengalami penyesuaian dari rencana awal sebesar Rp100 juta.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kukar, Arianto, menjelaskan bahwa penyesuaian anggaran tersebut merupakan hasil kesepakatan antara pemerintah daerah dan DPRD Kukar dengan mempertimbangkan sejumlah kondisi dalam pelaksanaan program tahun ini.

Menurutnya, perubahan besaran anggaran dilakukan setelah adanya permintaan dari Ketua DPRD Kukar yang kemudian dibahas bersama pihak eksekutif.

“Untuk program RT-Ku Terbaik, pada 2026 ini ada koreksi. Kesepakatan bersama DPRD dengan eksekutif, itu disalurkan Rp50 juta. Kemarin, sesuai permintaan Ketua DPRD, dengan berbagai pertimbangan, yang semula kita anggarkan Rp100 juta menjadi Rp50 juta,” kata dia, Senin (12/10/2026).

Arianto merincikan, dari total alokasi Rp50 juta tersebut, sebesar Rp29 juta diperuntukkan bagi kebutuhan operasional RT berupa insentif.

Sementara itu, sisanya sebesar Rp21 juta dialokasikan untuk mendukung pelaksanaan kegiatan di lingkungan RT.

Meski telah ditentukan pembagian anggarannya, penggunaan dana kegiatan masih dalam tahap pengkajian.

Hal ini dilakukan untuk memastikan program yang diusulkan dapat direalisasikan dalam sisa waktu pelaksanaan anggaran 2026.

Mengingat tahun anggaran hanya menyisakan sekitar tiga bulan, DPMD Kukar perlu menyesuaikan jenis kegiatan dengan kesiapan penyaluran dana serta waktu yang tersedia.

“Nah, di dalam Rp50 juta itu digunakan untuk operasional RT berupa insentif sebesar Rp29 juta. Kemudian, untuk kegiatan itu sisanya Rp21 juta. Mulai Oktober ini nanti secara bertahap akan kita salurkan,” jelasnya.

Untuk mendukung pelaksanaan program, Arianto memastikan bahwa regulasi berupa Peraturan Bupati (Perbup) dan petunjuk teknis (juknis) telah disiapkan sebagai dasar pelaksanaan kegiatan.

Selain itu, pemerintah daerah juga mulai mengaktifkan tenaga pendamping di tingkat desa, kelurahan, dan kecamatan sejak 1 Oktober 2026.

Para pendamping tersebut bertugas mengawal pelaksanaan program, memberikan sosialisasi kepada pengurus RT, serta membantu proses verifikasi usulan kegiatan bersama tim kecamatan.

Dengan mekanisme tersebut, setiap usulan diharapkan dapat diperiksa terlebih dahulu sebelum ditetapkan untuk dilaksanakan menggunakan anggaran yang tersedia.

“Pendamping desa, kelurahan, dan kecamatan kita aktifkan mulai 1 Oktober ini. Merekalah yang nanti akan mengawal, menyosialisasikan, dan mendampingi bersama teman-teman tim kecamatan untuk memverifikasi semua usulan,” terangnya.

Arianto menegaskan bahwa penentuan kegiatan dalam Program RT-Ku Terbaik tetap bersumber dari usulan masing-masing RT, bukan sepenuhnya ditentukan oleh pemerintah daerah.

Pengurus RT diberikan ruang untuk menyampaikan kebutuhan prioritas di lingkungannya dengan tetap mengacu pada ketentuan dalam petunjuk teknis program.

Sejumlah bentuk kegiatan yang berpotensi dilaksanakan antara lain penyediaan fasilitas internet gratis, pembangunan atau perbaikan infrastruktur lingkungan, hingga dukungan operasional kegiatan gotong royong masyarakat.

Namun, Arianto mengingatkan bahwa berbagai pilihan tersebut masih harus dikaji berdasarkan usulan yang masuk, keterbatasan anggaran, serta kemungkinan penyelesaiannya sebelum tahun anggaran berakhir.

Pemerintah daerah akan melakukan simulasi terhadap usulan para RT untuk menentukan kegiatan yang paling memungkinkan direalisasikan dalam waktu yang tersedia.

“Program itu dari RT, sesuai dengan petunjuk teknis kita. Tetapi mengingat dana itu terbatas, tentu nanti kita akan melihat apa yang bisa dilakukan dalam waktu tiga bulan ini, sesuai dengan ketersediaan dana,” katanya.

Dia mengatakan, penyesuaian tersebut penting agar pelaksanaan Program RT-Ku Terbaik tidak hanya berorientasi pada penyerapan anggaran, tetapi juga menghasilkan kegiatan yang benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ia berharap setiap kegiatan yang disetujui dapat menjawab kebutuhan lingkungan serta memberikan dampak yang dapat dirasakan langsung oleh warga.

Saat ini, proses persiapan realisasi program terus berjalan. Tim kecamatan bersama para pendamping tengah melakukan verifikasi terhadap usulan yang disampaikan masing-masing RT sebelum memasuki tahapan penyaluran anggaran.

“Ini sedang berjalan. Teman-teman kecamatan bersama Pendekar sedang memproses verifikasi usulan para RT,” pungkasnya.

Bagikan Sekarang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *