Bupati Kukar Buka Porseni GAMKI 2026

Bupati Kukar dr. Aulia Rahman Basri saat membuka Porseni Gamki Kukar 2026. (Kata Nusantara)
KATANUSANTARA.COM – Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) dr. Aulia Rahman Basri secara resmi membuka Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (GAMKI) Kukar 2026 di Kompleks Stadion Rondong Demang, Sabtu (10/10/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Bersatu dalam Iman, Berkarya dengan Talenta, Menang dalam Kristus” tersebut menjadi wadah bagi pemuda-pemudi GAMKI untuk mengembangkan potensi di bidang olahraga dan seni sekaligus mempererat persaudaraan serta meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Aulia menjelaskan bahwa tema Porseni GAMKI 2026 mengandung tiga nilai utama, yakni iman sebagai akar, talenta sebagai buah, dan kemenangan dalam Kristus sebagai tujuan.
Ia mengatakan, ketiga nilai tersebut dapat menjadi landasan bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan sekaligus menghadirkan manfaat bagi lingkungan sekitarnya.
Aulia berharap Porseni tidak hanya dipandang sebagai ajang kompetisi, tetapi juga menjadi ruang untuk membangun kebersamaan dan memperkuat semangat pelayanan.
“Terima kasih kalian telah menjadikan Porseni bukan sekadar kompetisi, tetapi perayaan kebersamaan dan pelayanan,” ucapnya.
Aulia menjelaskan, penyelenggaraan Porseni GAMKI sejalan dengan 17 Program Dedikasi Kukar Idaman Terbaik, terutama program Kukar Sehat dan Kukar Berbudaya.
Ia menilai olahraga dan seni memiliki peran penting dalam pembangunan manusia.
Olahraga membantu menjaga kesehatan fisik, sedangkan seni menjadi ruang untuk mengembangkan kreativitas dan mengekspresikan potensi generasi muda.
Keduanya, kata dia, merupakan modal penting bagi pemuda untuk berkontribusi dalam pembangunan daerah.
Karena itu, Aulia meminta agar kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan dan diperluas jangkauannya sehingga semakin banyak generasi muda yang memperoleh kesempatan untuk berpartisipasi.
Selain olahraga dan seni, Porseni GAMKI Kukar 2026 juga diisi dengan kegiatan donor darah sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama.
Aulia menyebut kegiatan tersebut sebagai wujud nyata nilai kasih yang diterapkan melalui tindakan sosial.
Ia mengingatkan bahwa kepedulian tidak cukup hanya disampaikan melalui perkataan, tetapi perlu diwujudkan dalam tindakan yang memberikan manfaat langsung bagi orang lain.
Misalnya, dalam Matius 22:39 tentang pentingnya mengasihi sesama manusia seperti diri sendiri.
Menurutnya, sumbangan darah dari para peserta dapat membantu menyelamatkan nyawa orang yang membutuhkan.
“Setetes darah yang kalian sumbangkan hari ini bisa menyelamatkan nyawa seseorang. Inilah iman yang hidup, bukan hanya di mulut, tetapi di tindakan yang terukur,” tuturnya.
Aulia berpesan agar mereka terus membawa nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan bermasyarakat.
Dia berharap para pemuda dapat menjadi teladan, menjaga kedamaian, mempererat persaudaraan, dan memberikan inspirasi bagi lingkungan masing-masing.
Menurutnya, generasi muda memiliki peran penting dalam menjaga keharmonisan masyarakat yang terdiri atas beragam latar belakang agama, budaya, dan sosial.
Aulia menegaskan bahwa keberagaman merupakan bagian dari kehidupan masyarakat Kukar yang harus dirawat bersama.
Ia menggambarkan Kukar sebagai daerah yang memberikan ruang bagi seluruh masyarakat untuk hidup berdampingan dan berkontribusi dalam pembangunan.
“Kabupaten Kutai Kartanegara adalah rumah bagi semua. Masjid berdiri berdampingan dengan gereja, pemuda dari berbagai latar belakang iman bergerak bersama membangun daerah. PORSENI GAMKI hari ini adalah bukti bahwa keberagaman adalah kekuatan kita,” pungkasnya.






