Dispar Kukar Terus Promosikan Planetarium Jagat Raya Tenggarong

Planetatrium Jagat Raya Tenggarong. (Kata Nusantara)
KATANUSANTARA.COM – Dinas Pariwisata (Dispar) Kutai Kartanegara (Kukar) terus mempromosikan Planetarium Jagat Raya Tenggarong sebagai salah satu destinasi wisata edukasi yang dapat dikunjungi masyarakat maupun wisatawan.
Plt. Kepala Dispar Kukar Awang Agus Dharmawan mengatakan, promosi Planetarium dilakukan secara berkelanjutan melalui berbagai platform media pariwisata.
Selain promosi yang dilakukan pemerintah, publikasi dari masyarakat juga dinilai turut membantu memperkenalkan keberadaan Planetarium kepada calon pengunjung.
“Alhamdulillah, Planetarium terus kita promosikan setiap waktu melalui berbagai platform media pariwisata. Bahkan ada publikasi dari masyarakat yang sangat membantu kita memperkenalkan keberadaan Planetarium,” kata dia, Senin (28/9/2026).
Menurutnya, promosi tidak hanya ditujukan kepada wisatawan dari luar daerah. Masyarakat Tenggarong sendiri menjadi salah satu sasaran penting agar keberadaan Planetarium semakin dikenal dan dikunjungi.
Ia menilai masih terdapat masyarakat lokal yang belum memperoleh informasi secara cukup mengenai Planetarium Jagat Raya, termasuk mengenai fasilitas yang tersedia di dalamnya.
“Kita berharap wisatawan, paling tidak dari Tenggarong sendiri yang selama ini mungkin masih kurang mendapatkan informasi dan belum terlalu antusias berkunjung ke Planetarium, bisa mengetahui lebih banyak melalui tulisan atau konten dari teman-teman blogger,” ujarnya.
Karena itu, Dispar Kukar melihat peran masyarakat, khususnya para blogger dan pembuat konten, dapat menjadi bagian dari upaya memperluas informasi mengenai destinasi wisata tersebut.
Ia berharap konten yang memperkenalkan Planetarium dapat membuat masyarakat memiliki gambaran mengenai tempat yang akan mereka kunjungi.
Dengan demikian, informasi tidak hanya berasal dari kanal resmi pemerintah, tetapi juga berkembang melalui pengalaman dan publikasi masyarakat.
Perkembangan media digital membuat promosi destinasi wisata tidak lagi bergantung pada media konvensional.
Bagi Dispar Kukar, keberadaan konten dari masyarakat menjadi tambahan kekuatan dalam mengenalkan destinasi kepada calon wisatawan.
Awang Agus menginginkan informasi mengenai Planetarium dapat semakin banyak muncul melalui berbagai kanal, sehingga masyarakat yang sebelumnya belum mengetahui keberadaannya dapat mulai tertarik untuk datang.
“Keinginan kita, mereka juga bisa datang dan menikmati fasilitas yang ada di Planetarium,” tuturnya.
Dengan semakin banyaknya informasi yang beredar, Dispar Kukar berharap Planetarium tidak hanya dikenal sebagai sebuah bangunan atau fasilitas wisata, tetapi juga menjadi salah satu pilihan masyarakat ketika mencari destinasi untuk dikunjungi di Tenggarong.
Awang Agus menyebut harga tiket Planetarium sebenarnya tidak menjadi persoalan utama untuk menarik kunjungan masyarakat.
Menurutnya, persoalan yang lebih menonjol justru berkaitan dengan penyebaran informasi mengenai keberadaan dan fasilitas Planetarium.
Karena itu, ia menilai penguatan promosi perlu terus dilakukan agar masyarakat semakin memahami apa yang dapat mereka temukan dan nikmati ketika berkunjung.
“Mungkin persoalannya lebih kepada minimnya informasi, sehingga masih banyak masyarakat yang belum mengetahui seperti apa Planetarium tersebut,” pungkasnya.






