Pemkab Kukar Upayakan Ekspo Erau Dorong Peningkatan Perekonomian Masyarakat

Kondisi Ekspo Erau Adat Kutai 2026. (Kata Nusantara)
KATANUSANTARA – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) memanfaatkan momentum Festival Erau Adat Kutai 2026 untuk mendorong perputaran ekonomi masyarakat melalui pelaksanaan ekspo di halaman parkir Stadion Rondong Demang, Tenggarong.
Bupati Kukar dr. Aulia Rahman Basri mengatakan penyelenggaraan ekspo menjadi salah satu bagian dari upaya pemerintah daerah menghubungkan agenda kebudayaan dengan penguatan perekonomian masyarakat.
“Sebagai bagian dari upaya kita meningkatkan perekonomian di Kutai Kartanegara, Erau ini juga kita laksanakan secara seremonial dengan pelaksanaan ekspo di halaman parkir Stadion Rondong Demang,” kata dia, Selasa (22/9/2026).
Menurutnya, keberadaan ekspo memberikan ruang bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) untuk terlibat secara langsung dalam rangkaian Erau.
“UMKM banyak sekali yang terlibat di sana dan kita berharap ini menjadi bagian dari upaya kita meningkatkan daya beli masyarakat dan meningkatkan kualitas daripada UMKM kita,” ujarnya.
Aulia menilai pelaksanaan Erau dapat memberikan dampak yang lebih luas apabila berbagai kegiatan di dalamnya mampu menciptakan aktivitas ekonomi masyarakat.
Erau sebagai agenda budaya tidak hanya menghadirkan rangkaian kegiatan adat dan seremonial, tetapi juga mendatangkan masyarakat dari berbagai wilayah.
Kondisi tersebut membuka peluang bagi pelaku UMKM untuk menawarkan produk mereka kepada pengunjung.
Melalui ekspo, masyarakat dapat menemukan berbagai produk UMKM yang turut meramaikan kegiatan Erau.
Di sisi lain, meningkatnya kunjungan masyarakat diharapkan menciptakan transaksi yang memberikan manfaat langsung bagi pelaku usaha.
Pemerintah daerah, kata Aulia, berharap aktivitas tersebut dapat menjadi bagian dari upaya meningkatkan daya beli sekaligus mendorong UMKM Kukar agar semakin berkembang dan memiliki kualitas yang lebih baik.
Dia ingin rangkaian event yang diselenggarakan pemerintah daerah maupun bersama berbagai pihak dapat memberikan kontribusi terhadap perputaran ekonomi di Kukar.
Menurutnya, semakin banyak aktivitas masyarakat dalam sebuah event, semakin besar pula peluang terciptanya transaksi ekonomi di berbagai sektor.
“Kita berharap juga dengan adanya event yang kita lakukan, itu juga akan membuat perputaran ekonomi di Kutai Kartanegara semakin membaik,” tuturnya.
Ia berharap dampak tersebut pada akhirnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, terutama melalui peningkatan pendapatan dan penghasilan warga.
“Sehingga pendapatan atau penghasilan warga masyarakat Kukar itu juga semakin baik,” pungkas Aulia.






