Di Hadapan Mahasiswa Unikarta, Ahmad Yani Tekankan Pentingnya Pendidikan

KATANUSANTARA.COM – Persoalan infrastruktur dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) menjadi sejumlah isu yang mengemuka dalam dialog Ketua DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) Ahmad Yani bersama mahasiswa Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta).
Dialog tersebut berlangsung saat Ahmad Yani menghadiri kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) Unikarta, Selasa (25/08/2026).
Dalam forum tersebut, mahasiswa tidak hanya menyampaikan aspirasi terkait pengembangan kampus, tetapi juga mempertanyakan sejumlah persoalan yang masih dihadapi masyarakat Kukar.
Salah satu yang mendapat perhatian ialah kondisi jalan Sebelimbingan. Menanggapi hal itu, Ahmad Yani menyampaikan bahwa pemerintah daerah bersama DPRD Kukar telah memiliki komitmen untuk menyelesaikan persoalan infrastruktur tersebut.
Ia menargetkan penanganan jalan Sebelimbingan dapat diselesaikan paling lambat pada 2027. Menurutnya, percepatan pembangunan dapat ditempuh melalui sejumlah alternatif pembiayaan, termasuk pinjaman daerah jangka panjang.
“Kalau memang diperlukan, kita bisa menggunakan skema pinjaman daerah jangka panjang sehingga pembangunan tidak harus menunggu anggaran tersedia bertahun-tahun,” kata Yani.
Dalam kesempatan yang sama, persoalan karhutla juga menjadi perhatian mahasiswa. Yani menyebut penanganan kebakaran hutan dan lahan telah dibahas dalam forum koordinasi pimpinan daerah.
Ia menilai upaya penanganan karhutla tidak dapat hanya mengandalkan pemerintah. Kolaborasi dengan masyarakat dan dunia usaha, khususnya perusahaan yang memiliki peralatan serta teknologi pendukung, diperlukan untuk memperkuat penanganan di lapangan.
“Perusahaan juga harus ikut berperan, karena mereka memiliki teknologi dan peralatan yang bisa mendukung penanganan kebakaran,” ujarnya.
Selain merespons aspirasi mahasiswa, Yani turut memberikan pesan terkait pentingnya pendidikan.
Ia meminta mahasiswa baru Unikarta memanfaatkan masa perkuliahan untuk terus meningkatkan kemampuan dan menyelesaikan pendidikan dengan sungguh-sungguh.
Menurutnya, pendidikan menjadi salah satu modal penting bagi generasi muda untuk menentukan masa depan, termasuk ketika nantinya ingin mengambil peran dalam pemerintahan.
Yani juga mengaitkan hal tersebut dengan perjalanan dirinya hingga dipercaya menjadi Ketua DPRD Kukar. Ia mengatakan posisi yang diperolehnya saat ini tidak terlepas dari proses panjang dalam belajar dan menempuh pendidikan.
Karena itu, ia mendorong mahasiswa agar tidak menyia-nyiakan kesempatan yang dimiliki selama berada di bangku perguruan tinggi.
“Jangan berhenti belajar. Pendidikan harus menjadi prioritas dan diselesaikan dengan sungguh-sungguh,” pungkasnya. (*)






