Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wordpress-seo domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/katanusa/domains/katanusantara.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the covernews domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/katanusa/domains/katanusantara.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131
Ardiansyah Tekankan Kolaborasi Dinas Sosial dan Perusahaan untuk Jamin Pendidikan Anak Pekerja - katanusantara.com

Ardiansyah Tekankan Kolaborasi Dinas Sosial dan Perusahaan untuk Jamin Pendidikan Anak Pekerja

0

KATANUSANTARA.COM, KUTAI TIMUR – Bupati Kutai Timur (Kutim), Ardiansyah Sulaiman, meminta Dinas Sosial memperkuat kerja sama dengan seluruh perusahaan dalam menjamin pendidikan bagi anak-anak pekerja, kolaborasi pemerintah dan perusahaan menjadi kunci utama dalam memastikan tidak ada anak yang keluar dari sistem pendidikan.

Menurut Ardiansyah, kompleksitas mobilitas tenaga kerja di Kutim membuat data anak usia sekolah sering mengalami perubahan cepat. Tanpa kolaborasi yang kuat, pemutakhiran data sulit dilakukan secara tepat dan menyeluruh.

Bupati menegaskan bahwa perusahaan perlu membuka akses informasi keluarga karyawan secara transparan, agar pemerintah dapat memastikan anak-anak dari keluarga pekerja mendapatkan pendampingan pendidikan sejak dini.

“Kolaborasi ini bukan pilihan, tetapi kewajiban, perusahaan harus bersama pemerintah menjaga agar setiap anak pekerja tetap mendapat pendidikan yang layak,” kata Ardiansyah.

Pemerintah daerah juga sudah menyiapkan berbagai skema pendukung, mulai dari bantuan biaya sekolah, fasilitas transportasi, hingga penyediaan guru tambahan di wilayah dengan jumlah pekerja besar.

Selain itu, Pemkab Kutim sedang menyiapkan pembangunan Sekolah Rakyat, sebuah pusat layanan pendidikan terpadu yang mengakomodasi jenjang sekolah dasar hingga menengah, pendidikan ini ditargetkan menjadi pusat layanan pendidikan bagi keluarga kurang mampu maupun pekerja sektor informal.

Ardiansyah menegaskan bahwa perusahaan wajib memasukkan pendidikan anak karyawan sebagai bagian dari Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL/CSR).

“Perusahaan harus hadir dalam meningkatkan kualitas manusia di daerah tempat mereka beroperasi. Itu ukuran nyata keberlanjutan,” tutupnya.(ADV)

Bagikan Sekarang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *