Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wordpress-seo domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/katanusa/domains/katanusantara.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the covernews domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/katanusa/domains/katanusantara.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131
Sangatta Selatan Siapkan Role Model Kawasan Pelayanan dan Ekonomi Desa - katanusantara.com

Sangatta Selatan Siapkan Role Model Kawasan Pelayanan dan Ekonomi Desa

0

KATANUSANTARA.COM, KUTAI TIMUR – Kecamatan Sangatta Selatan menyiapkan sebuah role model kawasan pelayanan dan ekonomi desa yang akan ditempatkan di jalur strategis Jalan Poros Sangatta–Bontang. Kawasan ini dirancang untuk menjadi pusat layanan, pusat aktivitas ekonomi, serta ruang publik yang dapat dimanfaatkan masyarakat secara luas.

Plt. Camat Sangatta Selatan, Rusmiati, SE, menjelaskan bahwa konsep role model tersebut menggabungkan berbagai fasilitas seperti kantor pemerintahan, UKM Center, lapangan olahraga, dan rest area dalam satu kawasan terintegrasi.

Ia memberikan perhatian khusus terhadap potensi ekonomi desa yang diprediksi tumbuh pesat di sekitar kawasan tersebut.

Arus pengguna jalan yang tinggi menjadi peluang besar bagi pelaku usaha kecil untuk berkembang.

Menurut Rusmiati, konsep role model ini juga bertujuan mengatasi disparitas pelayanan antara desa yang dekat dengan kantor kecamatan dan desa yang letaknya jauh.

Penyatuan layanan dalam satu kawasan diyakini meningkatkan efisiensi dan pemerataan pelayanan.

“Dengan konsep role model ini, kita ingin menciptakan pusat pelayanan publik yang modern dan mampu menggerakkan ekonomi desa secara nyata,” ujar Rusmiati.

Selain itu, kawasan ini akan dilengkapi dengan fasilitas sosial sebagai upaya meningkatkan kenyamanan warga yang berkunjung.

Pemerintah kecamatan memandang bahwa ruang publik yang representatif dapat memperkuat interaksi sosial dan kualitas hidup masyarakat.

Pemerintah kecamatan juga memastikan bahwa perencanaan kawasan ini tetap mempertimbangkan aspek regulasi, terutama terkait status lahan dan kesesuaian tata ruang daerah.

Koordinasi dengan instansi terkait terus dilakukan untuk menghindari hambatan regulatif.

Dalam tahap berikutnya, pemerintah kecamatan akan melibatkan masyarakat melalui musyawarah desa untuk memastikan rencana ini mendapat dukungan penuh.

Kawasan ini diharapkan menjadi model yang dapat direplikasi pada pengembangan wilayah selanjutnya.(ADV)

Bagikan Sekarang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *