Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wordpress-seo domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/katanusa/domains/katanusantara.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the covernews domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/katanusa/domains/katanusantara.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131
Kukar Siapkan Langkah Inovatif, Pastikan Pasokan Pangan untuk IKN Aman - katanusantara.com

Kukar Siapkan Langkah Inovatif, Pastikan Pasokan Pangan untuk IKN Aman

0
Foto: Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Distanak Kukar, Moh. Rifani. (KATA NUSANTARA)

Foto: Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Distanak Kukar, Moh. Rifani. (KATA NUSANTARA)

KATANUSANTARA.COM – Kutai Kartanegara (Kukar) mempertegas komitmennya sebagai penyangga utama pangan di Kalimantan Timur, bersiap menghadapi tantangan kebutuhan pangan Ibu Kota Nusantara (IKN) yang semakin besar.

Di tengah penyusutan luas lahan pertanian akibat pembangunan dan alih fungsi lahan, Kukar tetap menjadi pemasok beras terbesar di Kalimantan Timur, menyumbang sekitar 46 persen kebutuhan wilayah.

Untuk mempertahankan peran ini, Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pertanian dan Peternakan (Distanak) Kukar, Moh. Rifani, mengungkapkan inovasi dalam pertanian menjadi prioritas utama.

“Lahan pertanian kita berkurang, sementara kebutuhan pangan terus meningkat, apalagi dengan adanya IKN. Kita tidak bisa lagi hanya mengandalkan metode tradisional. Inovasi menjadi keharusan agar produktivitas tetap terjaga,” jelas Rifani, Selasa (2/11/24).

Rifani menjelaskan, IKN membuka peluang besar bagi Kukar untuk meningkatkan sektor pertanian dan mengembangkan berbagai usaha pangan.

Namun, ia mengingatkan peluang ini perlu didukung dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia serta penggunaan teknologi yang lebih maju di bidang pertanian.

Distanak Kukar merancang beberapa program inovatif, termasuk optimalisasi teknologi modern untuk pengelolaan lahan dan peningkatan efisiensi produksi.

“Inovasi ini tidak akan berhasil tanpa kerja sama antara petani, pemerintah, dan pihak terkait lainnya. Sinergi ini penting untuk memastikan setiap langkah berjalan efektif,” tambahnya.

Rifani juga menegaskan fokus utama tetap pada pemenuhan kebutuhan pangan lokal di Kukar agar tidak terabaikan.

“Kita harus seimbang, jangan sampai sibuk menyuplai kebutuhan IKN tetapi melupakan kebutuhan masyarakat sendiri. Kuncinya ada pada inovasi yang berkesinambungan dan SDM yang unggul,” tutupnya. (adv/ahk)

Bagikan Sekarang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *