Rektor Unikarta Tegaskan Arah Baru Kampus Menuju Universitas Berdampak

Foto : Sambutan Rektor Unikarta Prof. Dr. Ir., Ince Raden M.P (Red)
KATANUSANTARA.COM – Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta) menatap periode kepemimpinan 2025–2029 dengan target menjadi perguruan tinggi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memberi dampak nyata bagi pembangunan daerah dan nasional.
Komitmen tersebut disampaikan Rektor Unikarta, Prof. Dr. Ince Raden, usai dilantik di Pendopo Odah Etam, Kamis (8/1/2026). Dalam kesempatan itu, Ince juga merefleksikan perjalanan kepemimpinannya selama periode 2021–2025 yang dinilainya sebagai fase penuh dinamika dan tantangan.
Menurut Ince, Unikarta dalam empat tahun terakhir dihadapkan pada perubahan kebijakan pendidikan tinggi nasional serta tuntutan adaptasi terhadap perkembangan sosial dan teknologi. Namun, berbagai tantangan tersebut justru mendorong kampus untuk berbenah dan melakukan penguatan kelembagaan.
“Unikarta terus berupaya menjaga keseimbangan antara peningkatan mutu pendidikan, penguatan riset, dan pengabdian kepada masyarakat, dengan tetap berakar pada kearifan lokal serta semangat kewirausahaan,” ujarnya.
Ia menilai, capaian yang diraih Unikarta tidak terlepas dari kerja kolektif seluruh sivitas akademika dan dukungan berbagai pihak. Kolaborasi antara dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, alumni, senat universitas, Yayasan Kutai Kartanegara, serta Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara menjadi faktor penting dalam mendorong kemajuan institusi.
Sejumlah program strategis yang dijalankan dalam periode 2021–2025 disebut menjadi fondasi transformasi kampus. Di antaranya penerapan kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM), penguatan sistem penjaminan mutu internal, digitalisasi tata kelola, pembangunan fasilitas kampus, serta pengembangan unit kewirausahaan seperti Unikarta Mart dan Food Court Kampus.
“Langkah-langkah ini kami rancang untuk mengarahkan Unikarta menjadi kampus yang cerdas dan berjiwa wirausaha,” jelasnya.
Ince juga menyoroti peran dunia usaha yang selama ini menjadi mitra strategis Unikarta. Sejumlah perusahaan, seperti PT Bayan Resources, PT MHU, PT Mahakam Gerbang Raja Migas, dan Bank Indonesia, dinilai berkontribusi besar melalui program tanggung jawab sosial perusahaan.
Dukungan tersebut diwujudkan dalam berbagai bentuk, mulai dari bantuan fasilitas pendidikan, dukungan mahasiswa, hingga penyediaan sarana dan prasarana kampus, termasuk pada masa pandemi Covid-19.
Memasuki periode kepemimpinan baru, Ince mengakui masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan. Peningkatan jumlah dosen bergelar doktor dan profesor, penguatan pendanaan riset, pemenuhan sarana prasarana, serta perluasan jejaring internasional menjadi tantangan yang membutuhkan komitmen berkelanjutan.
Untuk itu, Unikarta menetapkan visi 2025–2029 sebagai universitas yang berdampak, unggul dalam pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, serta berperan aktif mendukung pembangunan Ibu Kota Negara Nusantara.
Visi tersebut diterjemahkan ke dalam sejumlah misi strategis, antara lain penguatan pendidikan berbasis capaian pembelajaran, pengembangan riset terapan yang mendukung transformasi hijau dan ekonomi kreatif, penguatan tata kelola berbasis data, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta percepatan transformasi digital menuju kampus cerdas dan berkelanjutan.
Sebagai nilai dasar pengembangan institusi, Unikarta juga menegaskan komitmen pada relevansi global, keberlanjutan, inklusivitas, kolaborasi multipihak, dan kearifan lokal.
Ince menekankan bahwa pencapaian visi tersebut membutuhkan keterlibatan aktif seluruh sivitas akademika dan mitra. Ia mengajak dosen untuk terus berinovasi, tenaga kependidikan meningkatkan kualitas layanan, serta mahasiswa aktif meraih prestasi di berbagai tingkat.
“Unikarta harus tumbuh sebagai universitas yang dikenal luas, dengan lulusan berdaya saing global tanpa kehilangan jati diri budaya daerah,” pungkasnya. (*)






