Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wordpress-seo domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/katanusa/domains/katanusantara.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the covernews domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/katanusa/domains/katanusantara.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131
Kaliorang Kebut Pemerataan Air Bersih, Satu Desa Masih Bertahan dengan Sistem Mandiri - katanusantara.com

Kaliorang Kebut Pemerataan Air Bersih, Satu Desa Masih Bertahan dengan Sistem Mandiri

0

KATANUSANTARA.COM, KUTAI TIMUR – Pemerintah Kecamatan Kaliorang terus menggenjot pemenuhan akses air bersih bagi seluruh warganya. Upaya ini diprioritaskan karena kebutuhan masyarakat terhadap air layak konsumsi semakin meningkat dari tahun ke tahun.

Camat Kaliorang, Rusmono, menegaskan bahwa pihaknya fokus memastikan seluruh desa mendapatkan layanan yang stabil dan tidak terputus. Ia menyebut kondisi lapangan sudah jauh lebih baik dibanding beberapa tahun sebelumnya.

“Ketersediaan air bersih menjadi pondasi penting bagi warga. Kami terus mendorong pemerataan layanan agar semua desa bisa menikmati suplai yang memadai,” ungkap Rusmono.

Saat ini, distribusi air bersih di wilayah Kaliorang bersumber dari tujuh desa. Enam di antaranya sudah terhubung dengan layanan PDAM dan menerima pasokan air secara rutin.

Namun demikian, masih ada satu desa yang belum bisa menikmati fasilitas tersebut seperti wilayah lainnya. Akses jaringan yang belum sepenuhnya menjangkau titik permukiman menjadi kendala utama.

Desa yang belum tersentuh layanan PDAM tersebut adalah Desa Selangkau. Letak geografis dan infrastruktur pendukung yang terbatas membuat proses integrasi membutuhkan waktu lebih panjang.

Meski menghadapi keterbatasan, Desa Selangkau tidak tinggal diam. Pemerintah desa mengelola Sistem Penyediaan Air Minum Desa (SPAMDes) untuk memastikan kebutuhan harian warga tetap terpenuhi.

Layanan berbasis komunitas ini selama ini menjadi penyelamat masyarakat, terutama di kawasan yang jauh dari jalur pipa induk. SPAMDes berfungsi sebagai sistem transisi sembari menunggu proses penyambungan PDAM rampung dilakukan.

“Walaupun belum masuk PDAM, Selangkau masih bisa berjalan dengan layanan SPAMDes. Ini langkah sementara sambil menunggu jaringan besar terhubung,” jelas Rusmono.

Pemerintah kecamatan memastikan koordinasi terus dilakukan dengan pihak teknis di kabupaten agar percepatan perluasan jaringan bisa terealisasi. Harapannya, seluruh desa dapat menikmati layanan yang seragam.

Upaya pemerataan ini menjadi bagian dari rencana jangka menengah Kecamatan Kaliorang untuk meningkatkan kualitas hidup warga dan memperkuat layanan dasar di tingkat desa.(ADV)

Bagikan Sekarang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *