Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wordpress-seo domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/katanusa/domains/katanusantara.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the covernews domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/katanusa/domains/katanusantara.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131
Wisata Kaliorang Meledak: Pantai Sunyi Kini Berubah Jadi Magnet Baru dengan Gazebo & Glamping - katanusantara.com

Wisata Kaliorang Meledak: Pantai Sunyi Kini Berubah Jadi Magnet Baru dengan Gazebo & Glamping

0

KATANUSANTARA.COM, KUTAI TIMUR – Pengembangan pariwisata pesisir di Kecamatan Kaliorang kini menunjukkan kemajuan luar biasa. Dalam beberapa tahun terakhir, kawasan pantai yang dulu dikenal apa adanya mulai berevolusi menjadi destinasi favorit dengan fasilitas yang semakin lengkap.

Tren ini membuat sejumlah pantai di Kaliorang tidak hanya ramai oleh warga lokal, tetapi juga mulai digemari pekerja luar daerah yang mencari tempat santai di akhir pekan.

“Untuk Pantai Marang, Jepu-Jepu, hingga Pantai Najwa, Alhamdulillah sekarang sudah banyak gazebo dan area glamping yang bisa digunakan pengunjung untuk menginap,” ujar Camat Kaliorang, Rusmono.

Ia menyebut peningkatan fasilitas terjadi cukup cepat setelah beberapa kelompok masyarakat dan pelaku usaha kecil mulai melihat potensi wisata yang sebelumnya kurang tersentuh.

Hadirnya gazebo dan area glamping menjadi pemicu pertama lonjakan jumlah pengunjung. Infrastruktur sederhana namun fungsional itu memberi pengalaman wisata yang lebih nyaman tanpa merusak karakter alami pantai.

Peningkatan jumlah wisatawan juga ikut menggerakkan ekonomi warga, terutama pedagang makanan, penyedia jasa perahu, hingga pengelola parkir di sekitar kawasan pesisir.

Selain fasilitas fisik, pemerintah kecamatan turut mendorong pengelolaan yang lebih tertata agar kunjungan wisata dapat memberi dampak jangka panjang, bukan sekadar tren musiman.

Kaliorang kini disebut memasuki fase baru dalam sektor pariwisata, di mana keindahan pantai mulai disandingkan dengan pelayanan dan kenyamanan yang lebih terukur.

“Kami ingin pengembangan ini tetap terjaga, sehingga yang datang bukan hanya menikmati pantainya, tapi juga merasakan suasana yang lebih tertata dan berkesan,” tambah Rusmono.

Dengan meningkatnya fasilitas dan kunjungan, Kaliorang diprediksi akan menjadi salah satu jalur wisata pesisir paling cepat berkembang di Kutai Timur dalam dua tahun ke depan.

Pemerintah kecamatan memastikan pengembangan wisata akan terus dipacu, termasuk menambah sarana pendukung lain agar pantai-pantai di Kaliorang mampu bersaing dengan destinasi pesisir populer di wilayah lain.(ADV)

Bagikan Sekarang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *