Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wordpress-seo domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/katanusa/domains/katanusantara.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the covernews domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/katanusa/domains/katanusantara.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131
Sangatta Utara Terapkan Pendekatan Terpadu, Camat Hasdiah Ubah Pola Penanganan Stunting - katanusantara.com

Sangatta Utara Terapkan Pendekatan Terpadu, Camat Hasdiah Ubah Pola Penanganan Stunting

0

KATANUSANTARA.COM, KUTAI TIMUR – Kecamatan Sangatta Utara terus memperkuat strategi penanganan stunting melalui pendekatan terpadu berbasis kolaborasi dan edukasi. Di bawah arahan Camat Hj. Hasdiah, dua program unggulan sistem satu pintu data stunting dan Rumah Rehab Gizi akan dijalankan untuk mempercepat penurunan kasus.

Menurut Hasdiah, persoalan stunting tidak bisa diselesaikan hanya dengan bantuan pangan, melainkan harus dimulai dari pembenahan sistem data dan perubahan perilaku keluarga.

“Kalau datanya tidak sama, tindakannya pasti tidak tepat. Sekarang kita punya sistem satu pintu, jadi semua pihak punya acuan yang sama,” ujarnya.

Selain itu, ia menilai pola bantuan gizi yang selama ini dilakukan masih kurang efektif karena tidak disertai pemantauan langsung. Karena itu, kecamatan mengubah metode dengan mendirikan Rumah Rehab Gizi sebagai tempat layanan gizi langsung.

“Di rumah rehab ini anak-anak kita kasih makan langsung dan kita pantau perkembangannya. Sementara orang tuanya kita berikan edukasi supaya tahu pentingnya gizi seimbang,” terang Hasdiah.

Program ini tidak hanya berorientasi pada hasil jangka pendek, tetapi juga pada pembentukan perilaku hidup sehat di tingkat keluarga.

Hasdiah optimistis, kombinasi antara data yang akurat dan edukasi gizi akan menjadi fondasi kuat untuk menekan angka stunting di Sangatta Utara secara berkelanjutan.

“Kami ingin setiap anak tumbuh sehat, cerdas, dan menjadi generasi unggul Kutim di masa depan,” pungkasnya.(ADV)

Bagikan Sekarang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *