Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wordpress-seo domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/katanusa/domains/katanusantara.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the covernews domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/katanusa/domains/katanusantara.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131
Pelatihan Desainer Garment Jadi Bukti Sinergi Pemerintah dan Dunia Usaha di Kutim - katanusantara.com

Pelatihan Desainer Garment Jadi Bukti Sinergi Pemerintah dan Dunia Usaha di Kutim

0

KATANUSANTARA.COM, KUTAI TIMUR – Pemerintah Kabupaten Kutai Timur (Kutim) terus berinovasi dalam memberdayakan masyarakat. Melalui Disnakertrans, pelatihan desainer garment digelar sebagai bentuk nyata kolaborasi dengan dunia usaha, khususnya PT Indexim Coalindo, dalam mencetak SDM perempuan yang terampil dan mandiri.

Program ini menandai komitmen kuat antara pemerintah dan swasta dalam mewujudkan masyarakat produktif di kawasan transmigrasi.

Peserta pelatihan mayoritas perempuan muda dan ibu rumah tangga yang ingin mengembangkan potensi diri di bidang fashion.

Kepala Disnakertrans Kutim, Roma Malau, mengatakan bahwa pelatihan ini membuktikan pentingnya kemitraan dalam menggerakkan ekonomi lokal. Kolaborasi CSR dan pemerintah, menurutnya, adalah bentuk pembangunan yang inklusif.

“Kita tidak bisa bekerja sendiri. Dengan dukungan perusahaan, pelatihan ini bisa menyentuh masyarakat langsung dan menghasilkan dampak nyata,” ungkap Roma.

Pelatihan tersebut mengajarkan peserta mulai dari teknik menjahit hingga strategi pemasaran digital. Hasil karya peserta dipamerkan di akhir program dan mendapat sambutan positif dari berbagai pihak.

“Kami berharap peserta tidak berhenti di pelatihan. Harus berani membuka usaha sendiri dan mengembangkan merek lokal Kutim,” tambah Roma.

PT Indexim Coalindo menilai program ini selaras dengan komitmen perusahaan untuk berkontribusi pada pembangunan sosial-ekonomi daerah.

Dukungan terhadap pelatihan keterampilan menjadi wujud tanggung jawab terhadap komunitas di sekitar wilayah kerja.

Kegiatan ini juga membuka peluang bagi Kutim untuk mengembangkan sektor fashion lokal berbasis karya masyarakat.

Pelatihan garment diharapkan menjadi langkah awal munculnya industri kreatif baru dari tangan-tangan perempuan transmigran.(ADV)

Bagikan Sekarang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *