Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wordpress-seo domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/katanusa/domains/katanusantara.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the covernews domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/katanusa/domains/katanusantara.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131
Bupati Kutim Pimpin Prosesi Peletakan Batu Pertama Gereja Toraja Prima Sangatta - katanusantara.com

Bupati Kutim Pimpin Prosesi Peletakan Batu Pertama Gereja Toraja Prima Sangatta

0

KATANUSANTARA.COM, KUTAI TIMUR – Prosesi peletakan batu pertama pembangunan Gereja Toraja Jemaat Prima Sangatta dipimpin langsung oleh Bupati Kutai Timur, Ardiansyah Sulaiman, di Jalan Pongtiku No. 1, Kamis sore (13/11/2025). Acara yang berlangsung meriah ini dihadiri ratusan jemaat, majelis gereja, serta pejabat pemerintah daerah.

Panitia pembangunan memaparkan bahwa gereja baru akan dibangun dengan kapasitas hingga 2.200 jemaat dan ukuran bangunan mencapai 45 x 36 meter. Desain gereja dirancang modern namun tetap mempertahankan karakteristik budaya Toraja.

Bupati Ardiansyah menyampaikan rasa syukur atas dimulainya pembangunan rumah ibadah tersebut. Ia menegaskan bahwa fasilitas keagamaan harus menjadi prioritas dalam pembangunan daerah.

“Rumah ibadah adalah tempat masyarakat memperkuat nilai moral dan spiritual. Karena itu pembangunan seperti ini sangat penting bagi Kutim,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada panitia yang telah mengumpulkan lebih dari Rp 1,3 miliar sebagai modal awal pembangunan. Menurutnya, hal ini mencerminkan kekuatan solidaritas jemaat.

“Ketika masyarakat bergerak bersama, maka pembangunan akan lebih mudah dan cepat. Saya yakin gereja ini akan berdiri megah dengan kerja sama kita semua,” kata Ardiansyah.

Prosesi simbolis dilakukan dengan meletakkan batu pertama secara bergiliran oleh Bupati, Jajaran pemerintah daerah, pendeta, serta perwakilan jemaat. Suasana haru dan sukacita mewarnai seluruh acara.

Dengan dimulainya pembangunan ini, gereja baru diharapkan menjadi pusat pelayanan rohani sekaligus ruang pembinaan sosial bagi masyarakat di Sangatta.

Kehadirannya bukan hanya sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai wadah berkumpul, memperkuat solidaritas, dan mengembangkan berbagai kegiatan kemasyarakatan yang bermanfaat bagi warga sekitar.(ADV)

Bagikan Sekarang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *