Layanan Kesehatan Desa Terancam Kosong, Loh Sumber Bergerak Cepat Rekrut Bidan dan Ahli Gizi Baru

Poster rekrutmen Nakes Desa Loh Sumber (Istimewa)
TENGGARONG — Desa Loh Sumber, Kecamatan Loa Kulu, mengambil langkah cepat untuk memastikan layanan kesehatan dasar tetap berjalan. Setelah bidan desa lulus seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) dan mundur dari posisinya, desa kini membuka rekrutmen dua tenaga kesehatan BKKD-Nakes sekaligus: Bidan dan Ahli Gizi.
Kepala Desa Loh Sumber, Sukirno, menegaskan bahwa kebutuhan tenaga kesehatan ini bersifat mendesak. Kosongnya dua posisi vital tersebut berpotensi mengganggu pelayanan masyarakat, terutama pemantauan kesehatan ibu hamil, bayi-balita, hingga penanganan gizi.
“Bidan yang lama sudah lulus P3K dan mengundurkan diri, jadi posisi bidan dan ahli gizi sekarang kosong,” jelas Sukirno, Kamis (27/11/2025).
Untuk mengisi kekosongan, desa secara resmi membuka pendaftaran bagi pelamar yang memenuhi syarat, seperti:
• Memiliki STR aktif
• Lulusan D3 Kebidanan atau Profesi Kebidanan (untuk Bidan)
• Melampirkan surat kesehatan, riwayat hidup, ijazah, dan transkrip nilai.
Seluruh berkas harus dikumpulkan melalui Kantor Desa Loh Sumber.
“Tenaga yang diterima nantinya akan ditempatkan di fasilitas Pos Pelayanan Terpadu (Pusban) desa untuk membantu layanan kesehatan masyarakat,” sambung Sukirno.
Meski kebutuhan mendesak, hingga kini baru satu pelamar yang mengajukan lamaran. Untuk itu, desa masih membuka kesempatan pendaftaran hingga akhir bulan.
“Sampai sekarang baru satu yang mendaftar. Pendaftarannya tetap dibuka sampai akhir bulan ini,” ungkapnya.
Jika jumlah pelamar melebihi kuota, desa akan melakukan seleksi sesuai kualifikasi. Namun jika pelamar masih minim, Pemdes siap memperpanjang masa pendaftaran agar lebih banyak tenaga kesehatan yang berkesempatan mendaftar.
“Yang dibutuhkan bidan satu orang, ahli gizi satu orang. Kalau pelamar cuma satu, tetap masuk tapi harus memenuhi syarat. Kalau tidak, pendaftaran kita buka lagi,” tegas Sukirno.
Rekrutmen ini menjadi langkah strategis Loz Sumber dalam memastikan layanan dasar tidak terhenti, terutama di sektor kesehatan ibu dan anak yang sangat krusial. Dengan mengisi dua posisi sekaligus, desa berharap masyarakat tetap mendapatkan pelayanan kesehatan yang aman, terarah, dan berkualitas. (Adv)






