Pemkab Kukar Dukung DPC Yayasan Putra-Putri Pejuang 1945 Kukar

0
11912

Kabag Kesra Fathul Alamin saat menyampaikan sambutan pelantikan pengurus DPC Yayasan Putra-Putri Pejuang 1945 Kukar. (Kata Nusantara)

KATANUSANTARA.COM – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Pemkab Kukar) mendukung keberadaan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Yayasan Putra-Putri Pejuang 1945 Kukar agar dapat berkontribusi secara nyata dalam pembangunan daerah dan berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan.

Dukungan tersebut disampaikan Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Sekretariat Daerah Kukar, Fathul Alamin, saat menghadiri pelantikan pengurus DPC Yayasan Putra-Putri Pejuang 1945 Kukar di Pendopo Bupati Kukar, Sabtu (10/10/2026).

Fathul menyebut pembentukan kepengurusan DPC di Kukar menjadi hal yang membanggakan.

“Informasi dari Ketua Yayasan tadi, ternyata kepengurusan DPC di Kukar ini kepengurusan yang pertama setelah DPP terbentuk. Jadi, suatu kebanggaan memang kita ada di Kutai Kartanegara ditunjuk sebagai pengurus DPC yang pertama,” ujarnya.

Menurut Fathul, keberadaan organisasi tersebut diharapkan tidak hanya menjadi wadah berkumpul bagi keluarga keturunan para pejuang, tetapi juga mampu menghadirkan manfaat bagi masyarakat luas.

 

Ia menyampaikan pesan Bupati Kukar dr. Aulia Rahman Basri agar pengurus yang baru dilantik dapat menjalankan peran organisasi melalui kegiatan yang mendukung pembangunan daerah.

“Pesan dari Bapak Bupati kepada kepengurusan memang untuk dapat berkontribusi secara nyata untuk membantu pembangunan di Kutai Kartanegara, termasuk kegiatan-kegiatan sosial lainnya,” jelasnya.

Fathul menerangkan, berdasarkan anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) yang dibacanya, Yayasan Putra-Putri Pejuang 1945 berfokus pada pemberdayaan keluarga keturunan para pahlawan dan pejuang kemerdekaan Indonesia.

Pemberdayaan tersebut menjadi salah satu ruang bagi organisasi untuk mendorong anggotanya agar dapat berkembang dan mengambil bagian dalam kehidupan sosial kemasyarakatan.

Ia juga menjelaskan bahwa organisasi tersebut tergolong baru karena baru terbentuk pada 2024.

Dengan terbentuknya kepengurusan DPC di Kukar, dia berharap pelaksanaan program organisasi dapat semakin terarah dan memberikan dampak positif bagi para anggotanya maupun masyarakat.

Terkait keanggotaan, Fathul menyampaikan bahwa organisasi tersebut beranggotakan putra-putri keturunan para pejuang.

Namun, ia menegaskan bahwa berdasarkan pemahamannya terhadap AD/ART, organisasi itu tidak secara khusus membatasi keanggotaan berdasarkan suku atau ras tertentu.

Menurutnya, latar belakang keturunan pejuang menjadi hal yang berkaitan dengan keanggotaan organisasi tersebut, bukan identitas suku atau ras.

“Kalau kita lihat, tidak berbicara SARA. Tidak berbicara suku ataupun ras tertentu. Selama memang dia keturunan dari para pejuang, termasuk dalam organisasi ini,” pungkasnya.

Bagikan Sekarang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *