Pemkab Kukar Lantik 14 Pejabay, Bupati Minta Segara Tancap Gas

0
m76n5ted10ll6jl0xtzxqxp1

KATANUSANTARA.COM – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) melantik 14 pejabat baru yang terdiri dari Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, dan Pengawas di lingkungan Pemkab Kukar.

Pelantikan berlangsung di Pendopo Odah Etam Tenggarong, Jumat (21/8/2026) sore. Prosesi tersebut dihadiri Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin, Sekretaris Daerah Kukar Sunggono, para asisten, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), unsur Forkopimda, serta tamu undangan lainnya.

Bupati Kukar Aulia Rahman Basri meminta pejabat yang baru dilantik segera menjalankan amanah dan menunjukkan kinerja nyata setelah menerima kepercayaan untuk mengisi jabatan masing-masing.

Menurutnya, para pejabat, khususnya yang kini memimpin OPD, memiliki posisi penting dalam memastikan program pemerintah daerah dapat berjalan dan memberikan dampak kepada masyarakat.

“Bapak ibu adalah ujung tombak dari kami dalam menjalankan program yang sudah kami janjikan. Kami harap sudah memahami 17 Program Dedikasi, memahami tanggung jawab, dan mencari rumusan terbaik agar program ini bisa terimplementasi dengan baik,” ujar Aulia.

Ia menegaskan, keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi penghambat bagi pejabat dalam menjalankan program maupun menghadirkan inovasi. Setiap OPD diminta mampu melihat potensi yang tersedia dan membangun kerja sama dengan berbagai pihak.

“Tidak ada anggaran bukan berarti tidak bisa menjalankan program. Gunakan semua potensi dan sumber daya yang ada di Kukar,” katanya.

Aulia juga memberikan perhatian terhadap pejabat yang sebelumnya menjalankan tugas sebagai Pelaksana Tugas (Plt) dan kini telah definitif. Dengan kewenangan yang lebih penuh, ia meminta mereka dapat bekerja lebih cepat dan tidak justru memperlambat jalannya organisasi.

Dalam menjalankan tugas, Aulia menekankan pentingnya membangun kekompakan di internal OPD. Menurutnya, pemerintah daerah tidak membutuhkan sosok yang bekerja sendiri, melainkan tim yang mampu saling mendukung dan mendengarkan masukan.

“Organisasi bukan membutuhkan super hero, tapi membutuhkan super tim. Belajar menghargai, belajar merendahkan ego, dan harus mendengarkan masukan dari pengawas maupun pejabat administrator,” tegasnya.

Selain itu, Aulia meminta para pimpinan OPD memperkuat kemampuan manajerial. Ia menilai persoalan manajerial masih menjadi salah satu tantangan yang perlu segera dibenahi dalam birokrasi.

“Rata-rata masalah kita ada pada tingkat kemampuan manajerial. Kita harus carikan solusi, jangan kita biarkan,” ujarnya.

Pimpinan OPD juga diminta tidak selalu menyalahkan bawahan ketika terjadi persoalan dalam organisasi. Aulia menilai pimpinan harus mampu membangun sistem kerja yang membuat jajaran di bawahnya dapat bekerja secara optimal.

“Bagi saya, anak buah tidak pernah salah, tetapi pimpinanlah yang salah. Jangan sampai bapak ibu mengeluhkan bawahan. Buat sistem di perangkat kerja masing-masing,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Aulia turut mendorong penguatan sistem merit dan manajemen talenta dalam pengembangan karier ASN. Ia bahkan mengusulkan agar penilaian kinerja nantinya dapat dilakukan secara 360 derajat.

“Bagaimana penilaian kita nanti bisa 360 derajat, jadi bawahan juga bisa menilai atasan. Jangan hanya atasan yang menilai bawahan,” terangnya.

Adapun delapan pejabat yang dilantik untuk mengisi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama yakni:

Ananias, S.Hut., M.P. — Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Kutai Kartanegara.

M. Aidil, S.E., M.Si. — Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Kutai Kartanegara.

Muhammad Rifani — Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kabupaten Kutai Kartanegara.

Dendy Irwan Fahrizah, S.H., S.O.S., M.A.P. — Kepala Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja Kabupaten Kutai Kartanegara.

Muhammad Reza, S.T., M.Si. — Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Kabupaten Kutai Kartanegara.

Syahliansyah, S.H., M.H. — Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Kutai Kartanegara.

Rendra Abadi, S.STP., M.A., G.M.K.P. — Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Kutai Kartanegara.

Syarifah Vanessa Filna, S.I.S., S.E., M.M. — Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Kutai Kartanegara.

Sementara pejabat Administrator dan Pengawas yang dilantik yakni:

Burhanuddin, S.Ag., M.Si. — Sekretaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Kutai Kartanegara.

Ratna Yulianti Atma, S.Sos., M.Si. — Sekretaris Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kutai Kartanegara.

Ismail, S.Sos. — Kepala Bidang Pelayanan Pendaftaran Penduduk pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kutai Kartanegara.

Muhammad Syamsu Rizal, S.Sos., M.A.P. — Kepala Bidang Pelayanan Pencatatan Sipil pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kutai Kartanegara.

Syahid S. Fathullah, S.Sos., M.M. — Kepala Bidang Pemanfaatan Data dan Inovasi Pelayanan pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kutai Kartanegara.

Ariadi, S.P. — Kepala Subbagian Umum dan Kepegawaian pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Kutai Kartanegara.

Aulia kemudian meminta seluruh pejabat yang baru dilantik segera bekerja dan membuktikan kepercayaan yang diberikan melalui kinerja nyata untuk mewujudkan Kukar Idaman Terbaik 2025–2030. (*)

 

Bagikan Sekarang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *