Aulia Rahman Basri Nahkodai KAHMI Kukar, Musda VI Tetapkan Formasi Presidium Baru

Foto : Dewan Pakar Dan Presidium MD KAHMI Terpilih (Red)
KATANUSANTARA.COM — Musyawarah Daerah (Musda) ke-6 Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kabupaten Kutai Kartanegara menghasilkan keputusan strategis terkait arah kepemimpinan organisasi alumni tersebut. Forum secara resmi menetapkan Aulia Rahman Basri sebagai Koordinator Presidium KAHMI Kukar untuk periode kepengurusan selanjutnya.
Penetapan itu berlangsung dalam sidang pleno Musda yang digelar di Pendopo Odah Etam, Tenggarong, Senin (16/2/2026) malam.
Forum Musda yang dihadiri unsur alumni lintas generasi tersebut menjadi ruang konsolidasi penting dalam merumuskan arah gerak organisasi ke depan, sekaligus memperkuat peran strategis KAHMI di daerah.
Selain menetapkan koordinator presidium, peserta Musda juga menyepakati komposisi anggota presidium yang akan mendampingi kepemimpinan. Mereka adalah Lukman, Marwan, Abdul Rasid, dan Dedy Sudarya.
Struktur presidium tersebut diharapkan mampu merepresentasikan kekuatan kolektif alumni serta memperkuat koordinasi organisasi dalam menjalankan program kerja.
Di sisi lain, Ahmad Yani ditetapkan sebagai Dewan Pakar KAHMI Kukar.
Dalam sambutan usai penetapan, Aulia menyampaikan rasa terima kasih atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk mengemban amanah sebagai koordinator presidium.
Ia menilai KAHMI merupakan rumah besar alumni Himpunan Mahasiswa Islam yang memiliki kekuatan jaringan luas dan berpengaruh di berbagai sektor.
Menurutnya, kader HMI tersebar di banyak lini strategis, mulai dari birokrasi pemerintahan, politik, dunia pendidikan, hingga sektor usaha dan sosial kemasyarakatan.
Potensi tersebut, kata dia, menjadi kekuatan besar apabila mampu disinergikan dalam satu visi pengabdian untuk daerah.
Aulia menegaskan bahwa tantangan pembangunan Kutai Kartanegara ke depan membutuhkan kolaborasi seluruh elemen, termasuk kontribusi pemikiran dan pengalaman para alumni.
Ia mengajak seluruh kader menjadikan KAHMI sebagai ruang berhimpun yang produktif sekaligus melahirkan gagasan solutif bagi kemajuan daerah.
“Karena kita lahir dari rahim yang sama, saya meyakini pula kita memiliki tujuan yang sama,” ujarnya.
Ia berharap kepengurusan yang terbentuk mampu menjaga soliditas organisasi, memperkuat komunikasi lintas generasi, serta menghadirkan program kerja yang berdampak bagi masyarakat.
“KAHMI harus terus menjadi ruang pengabdian, memperkuat persaudaraan alumni, dan mengambil peran nyata dalam pembangunan Kutai Kartanegara,” pungkasnya. (*)






