Akses Kaliorang Mulai Dibongkar Total: Jalan Desa Dibuka Lebih Lebar, Warga Sebut “Akhirnya Ada Harapan”

KATANUSANTARA.COM, KUTAI TIMUR – Pembangunan infrastruktur penghubung desa di Kecamatan Kaliorang kembali menunjukkan pergerakan berarti. Salah satu pekerjaan yang kini menjadi sorotan adalah pembukaan dan peningkatan Jalan Poros yang menghubungkan sejumlah desa di jalur Bangun Jaya–Citra Manunggal Jaya menuju kawasan Maloy.
Masyarakat setempat mulai merasakan geliat pembangunan dengan hadirnya alat berat dan tumpukan material konstruksi di beberapa titik yang selama ini dikenal paling sulit dilalui.
“Dari Bangun Jaya ke Citra Manunggal Jaya yang ke arah Maloy itu kami memang memerlukan peningkatan jalan, panjangnya kurang lebih 600 meter lebih,” ujar Camat Kaliorang, Rusmono.
Ia menjelaskan bahwa pembenahan ini bukan sekadar proyek fisik, tetapi kebutuhan mendesak yang setiap hari dikeluhkan warga. Akses jalan yang selama ini menyempit mulai diperlebar, sehingga mobilitas masyarakat dapat bergerak lebih lancar.
Warga desa di sepanjang jalur tersebut juga mulai melihat perubahan yang terasa. Badan jalan yang sebelumnya berlubang kini mulai dibentuk ulang, sementara alat berat terus bekerja membuka lintasan baru agar kendaraan tidak lagi terjebak saat musim hujan.
Kondisi jalan yang buruk selama bertahun-tahun membuat pengangkutan hasil kebun warga kerap terhambat. Dengan proses perbaikan yang kini berjalan, mereka berharap biaya distribusi dan waktu tempuh bisa jauh lebih efisien.
Pemerintah kecamatan memastikan pekerjaan dilakukan bertahap sesuai kondisi lapangan. Meski panjang pengerjaan tidak terlalu besar, dampaknya dinilai sangat signifikan bagi ribuan warga yang menggantungkan aktivitas ekonomi pada jalur tersebut.
Rusmono juga menegaskan bahwa pembenahan akses desa menjadi prioritas karena menyangkut kebutuhan dasar masyarakat dan arus distribusi hasil pertanian yang menjadi tulang punggung perekonomian lokal.
“Kita harapkan perbaikan ini bisa jadi titik balik bagi jalur desa, supaya masyarakat tidak lagi terhambat saat membawa hasil kebunnya,” tambah Rusmono.
Selain fokus pada pembukaan badan jalan, pemerintah kecamatan juga menyiapkan beberapa langkah lanjutan untuk memastikan kualitas jalan bisa bertahan lama, terutama di musim penghujan ketika kerusakan sering terjadi.
Dengan dimulainya pengerjaan ini, warga berharap Kaliorang tidak lagi menjadi wilayah dengan akses terbatas, melainkan semakin siap terhubung dengan pusat aktivitas ekonomi di pesisir hingga kawasan industri Maloy.(ADV)






