Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wordpress-seo domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/katanusa/domains/katanusantara.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the covernews domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/katanusa/domains/katanusantara.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131
PUPR Kutim Mantapkan Program Infrastruktur 2026, Empat Sektor Jadi Fokus Utama - katanusantara.com

PUPR Kutim Mantapkan Program Infrastruktur 2026, Empat Sektor Jadi Fokus Utama

0

KATANUSANTARA.COM, KUTAI TIMUR – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Kutai Timur (Kutim) menegaskan bahwa program infrastruktur tahun 2026 telah dimatangkan dengan menitikberatkan pada empat sektor utama. Pemerintah menilai penguatan infrastruktur merupakan pondasi pembangunan dan harus terus berlanjut secara konsisten setiap tahun.

Plt Kepala Dinas PUPR Kutim, Joni Abdi Setia, menyebut empat sektor tersebut meliputi pembangunan jalan dan jembatan, penyediaan air bersih (SPAM), sistem drainase, serta jaringan irigasi.

“Empat sektor ini memiliki dampak langsung terhadap pelayanan publik. Karena itu, tahun 2026 kami menetapkan semuanya sebagai fokus utama,” ujarnya.

Program jalan dan jembatan diarahkan untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah serta memperkuat jaringan logistik. Pemerintah menilai akses darat masih menjadi kebutuhan vital masyarakat di kecamatan hingga desa terpencil, sehingga peningkatan kualitas jalan tetap diprioritaskan.

Sementara itu, sektor SPAM kembali mendapatkan perhatian besar mengingat kebutuhan air bersih meningkat setiap tahun. Pemerintah mengupayakan peningkatan kapasitas distribusi serta pembangunan unit pengolahan baru untuk memperluas jangkauan layanan air bersih.

Drainase juga menjadi prioritas, khususnya untuk wilayah rawan genangan. PUPR menilai bahwa perlindungan permukiman dari risiko banjir harus dilakukan secara bertahap melalui pembangunan saluran baru dan perbaikan saluran lama yang tidak lagi optimal.

Pada sektor irigasi, pembangunan jaringan yang menunjang pertanian akan terus dilanjutkan. Pemerintah berharap peningkatan infrastruktur irigasi mampu menekan risiko gagal panen sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

Joni menegaskan bahwa seluruh program 2026 tetap memperhatikan efisiensi anggaran. “Meskipun ada efisiensi, fokus pembangunan tidak berubah. Karena infrastruktur ini manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” jelasnya.

Dengan fokus pada empat sektor tersebut, PUPR Kutim berharap pembangunan 2026 dapat memperkuat struktur wilayah, membuka peluang ekonomi, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan.(ADV)

Bagikan Sekarang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *