Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wordpress-seo domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/katanusa/domains/katanusantara.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the covernews domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/katanusa/domains/katanusantara.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131
Disnakertrans Kutim Perkuat Pemberdayaan Transmigran Menuju Pasar Global - katanusantara.com

Disnakertrans Kutim Perkuat Pemberdayaan Transmigran Menuju Pasar Global

0

KATANUSANTARA.COM, KUTAI TIMUR – Dinas Transmigrasi dan Tenaga Kerja (Disnakertrans) Kutai Timur (Kutim) terus memperkuat peran masyarakat transmigran sebagai pelaku ekonomi produktif. Melalui kegiatan Sosialisasi Program Produk Ekspor, pemerintah berupaya membuka peluang agar produk-produk lokal Kutim mampu menembus pasar global.

Kepala Disnakertrans Kutim, Roma Malau, mengatakan kegiatan ini bukan sekadar sosialisasi, tetapi merupakan bagian dari strategi jangka panjang pemberdayaan masyarakat.

“Kami ingin menciptakan transmigran tangguh dan berdaya saing. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, mereka dapat mengelola potensi lokal menjadi komoditas ekspor,” ujarnya.

Program ini mencakup pelatihan teknis, pendampingan usaha, serta pengenalan sistem ekspor modern yang sesuai standar internasional. Disnakertrans bekerja sama dengan instansi teknis dan lembaga ekspor untuk memperluas jangkauan pemasaran.

Langkah ini juga bertujuan mengubah paradigma masyarakat bahwa transmigrasi bukan lagi program sosial semata, melainkan basis pembangunan ekonomi daerah yang berorientasi pasar.

“Kami ingin masyarakat melihat transmigrasi sebagai peluang ekonomi yang konkret, bukan sekadar penataan wilayah,” jelas Roma.

Sejumlah produk unggulan seperti hasil perkebunan, kerajinan rotan, dan olahan pangan kini tengah dikembangkan di beberapa kawasan transmigrasi. Pemerintah juga menyiapkan pendampingan terkait izin usaha dan sertifikasi produk ekspor.

Melalui kolaborasi lintas sektor, Kutim menargetkan dapat mencetak eksportir-eksportir baru dari kawasan transmigrasi.

Harapannya, hasil kerja keras ini menjadi tonggak baru kebangkitan ekonomi rakyat yang berbasis kemandirian.(ADV)

Bagikan Sekarang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *