Resmi Diperkenalkan, Persikutim United Jadi Wadah Prestasi dan Kebanggaan Kutai Timur

KATANUSANTARA.COM, KUTAI TIMUR –Stadion Kudungga malam ini bergetar oleh semangat ribuan warga Kutai Timur (Kutim). Di tengah sorak dan gemerlap lampu, Bupati Kutai Timur, H. Ardiansyah Sulaiman, resmi memperkenalkan Persikutim United, tim kebanggaan daerah yang siap mengharumkan nama Kutim di Liga 3 Nusantara 2025–2026.
Acara Grand Launching ini menjadi momen bersejarah bagi dunia olahraga Kutai Timur (Kutim). Persikutim United, yang berdiri di bawah naungan Askab PSSI Kutai Timur, diharapkan menjadi wadah pembinaan atlet muda dan simbol kebersamaan masyarakat “Tuah Bumi Untung Benua.”
Dalam sambutannya, Bupati Ardiansyah Sulaiman menegaskan bahwa terbentuknya Persikutim United adalah bentuk nyata dari cita-cita bersama untuk membangun prestasi olahraga daerah yang berkelanjutan.
“Persikutim United bukan sekadar tim sepak bola, tapi wadah bagi generasi muda untuk berprestasi dan membanggakan daerah. Kita ingin anak-anak Kutim bisa menyalurkan bakatnya dan mengangkat nama Kutim di tingkat nasional,” ujar Ardiansyah di hadapan ribuan penonton yang memadati stadion.
Peluncuran tim tersebut juga diiringi dengan perkenalan maskot Persikutim dengan nama Singa Mose dan jersey Persikutim United, yang menjadi daya tarik tersendiri bagi para pendukung. Kostum utama berwarna dominan orange biru sementara kostum tandang berwarna orange full.
Logo klub dengan simbol kepala singa dan burung enggang menjadi penegasan identitas daerah. Kepala singa melambangkan kekuatan dan keberanian, sedangkan burung enggang mencerminkan kearifan dan kebanggaan khas Kalimantan Timur.
“Saya ingin seluruh masyarakat Kutim punya rasa memiliki terhadap tim ini. Dukungan kita semua akan menjadi kekuatan besar agar Persikutim United bisa terus maju dan berprestasi,” tegas Bupati Ardiansyah.
Sorakan “Persikutim United!” terus menggema di seluruh penjuru stadion, menggambarkan antusiasme dan kebanggaan luar biasa masyarakat terhadap tim kebanggaan daerah mereka.
Selain peluncuran tim, malam itu juga menjadi ajang penutupan Turnamen Sepak Bola Piala Bupati Kutai Timur 2025 antar kecamatan.
Bupati Ardiansyah menambahkan, pemerintah daerah akan terus memperkuat pembinaan usia dini untuk memastikan regenerasi Persikutim berjalan baik.
Acara Grand Launching ditutup dengan doa bersama, perkenalan skuad, serta gemuruh dukungan dari para suporter. Dengan semangat dan optimisme baru, Persikutim United siap menjadi kebanggaan baru Kutim, bukan hanya di lapangan, tapi juga di hati masyarakatnya.(ADV)






