Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wordpress-seo domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/katanusa/domains/katanusantara.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the covernews domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/katanusa/domains/katanusantara.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131
Tabang Minta Percepatan Jalan dan Jembatan, Desa Hulu Kukar Masih Sulit Dijangkau - katanusantara.com

Tabang Minta Percepatan Jalan dan Jembatan, Desa Hulu Kukar Masih Sulit Dijangkau

0
Camat Tabang, Rakhmadani Hidayat (Istimewa)

TENGGARONG – Kecamatan Tabang di wilayah hulu Kutai Kartanegara (Kukar) masih bergulat dengan keterbatasan akses infrastruktur. Minimnya jalan layak dan ketiadaan jembatan memadai membuat sejumlah desa tetap terisolasi dan sulit dijangkau kendaraan.

Camat Tabang, Rakhmadani Hidayat, menekankan bahwa pembangunan infrastruktur menjadi prioritas mutlak 2025. Rencana peningkatan jalan dan jembatan sudah masuk dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) sebagai langkah strategis membuka keterisolasian wilayah hulu.

“Sampai saat ini infrastruktur jalan, termasuk jembatan masih menjadi perhatian kami,” tegasnya (1/8/2025).

Ia memaparkan, jalur Desa Umak Bekuai–Bila Talang dan Umaq Tukung–Tabang Lama menjadi contoh wilayah yang sulit diakses kendaraan roda empat maupun roda enam. Kondisi jalan yang rusak parah membatasi pergerakan warga dan distribusi logistik.

“Kami terus menyuarakan ini ke Dinas PU Kukar. Jalan bisa diakses, tapi belum bisa dilalui kendaraan secara maksimal,” ujarnya.

Selain itu, pembangunan jembatan penghubung antardesa juga menjadi kebutuhan mendesak. Bentang jembatan Umaq Tukung–Tabang Lama dan Umaq Bekuai–Bila Talang masing-masing diperkirakan 75 meter, sementara Sidomulyo–Umaq Bekuai mencapai sekitar 120 meter.

Rakhmadani berharap ada dukungan penuh dari sisi perencanaan dan anggaran agar perbaikan infrastruktur segera terwujud. Menurutnya, akses yang lancar akan mempercepat pertumbuhan ekonomi dan membuka peluang baru bagi masyarakat.

“Harapan besar masyarakat akses infrastruktur ini bisa segera dinikmati dan membawa dampak baik,” pungkasnya. (Adv)

Bagikan Sekarang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *