Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wordpress-seo domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/katanusa/domains/katanusantara.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the covernews domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/katanusa/domains/katanusantara.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131
HUT ke-30, Ikawangi Kukar Tanam Ratusan Pohon di Embung Maluhu dan Gelar Pentas Budaya - katanusantara.com

HUT ke-30, Ikawangi Kukar Tanam Ratusan Pohon di Embung Maluhu dan Gelar Pentas Budaya

0
Pelaksanaan penanaman pohon di Embung Maluhu (Istimewa)

TENGGARONG – Ikatan Keluarga Banyuwangi Kutai Kartanegara (Ikawangi Kukar) merayakan HUT ke-30 dengan aksi nyata menghijaukan kawasan Embung Maluhu, Kecamatan Tenggarong. Ratusan bibit pohon dan buah ditanam sebagai bagian dari bakti sosial yang dipadukan dengan pentas seni budaya khas Banyuwangi, Sabtu (28/6/2025).

Kegiatan dimulai sejak pagi dengan penanaman ratusan bibit, melibatkan seluruh paguyuban Ikawangi, kelompok tani Padaringan, kelompok tani setempat, dan warga sekitar. Malam harinya, perayaan dilanjutkan dengan pagelaran seni budaya Banyuwangi di Sasana Krida Bakti Maluhu, menghadirkan hiburan sekaligus mempererat ikatan kekerabatan di tengah masyarakat.

“Bibitnya tadi lumayan banyak, ratusan juga. Melibatkan seluruh paguyuban Ikawangi, kelompok tani Padaringan, kelompok tani setempat, warga masyarakat sekitar Kelurahan Maluhu,” kata Lurah Maluhu, Tri Joko Kuncoro.

Joko mengungkapkan, warga asal Banyuwangi sudah lama menetap di Maluhu, sejak masa program transmigrasi, bersama warga dari Jember, Ponorogo, Tulungagung, dan Madiun. Ia menilai kehadiran mereka memperkaya warna budaya sekaligus memberi kontribusi positif bagi pembangunan desa.

“Harapannya keberadaan Paguyuban Ikawangi Kukar semakin bermanfaat dan diterima di masyarakat dan bisa bahu-membahu dalam pembangunan di Kukar lebih baik,” tutupnya. (Adv)

Bagikan Sekarang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *