Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the wordpress-seo domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/katanusa/domains/katanusantara.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131

Notice: Function _load_textdomain_just_in_time was called incorrectly. Translation loading for the covernews domain was triggered too early. This is usually an indicator for some code in the plugin or theme running too early. Translations should be loaded at the init action or later. Please see Debugging in WordPress for more information. (This message was added in version 6.7.0.) in /home/katanusa/domains/katanusantara.com/public_html/wp-includes/functions.php on line 6131
Sekda Kukar Buka FKPR Ke-2, Tekankan Literasi Digital - katanusantara.com

Sekda Kukar Buka FKPR Ke-2, Tekankan Literasi Digital

0
Suasana pembukaan FKPR Ke-2 (Istimewa)

TENGGARONG – Festival Kreatif Pemuda Ramadan (FKPR) Ke-2 resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kutai Kartanegara (Kukar), Sunggono, dalam acara yang berlangsung di Halaman Parkir Pendopo Bupati Kukar, Rabu (12/03/2025) malam.

Dalam sambutannya, Sunggono mengapresiasi kegiatan ini sebagai media bagi generasi muda untuk menyalurkan kreativitas dalam bingkai nilai-nilai keislaman.

“Festival ini bukan hanya sekadar ajang menampilkan bakat, tetapi juga menjadi ruang bagi pemuda untuk bersilaturahmi serta menanamkan nilai-nilai kebaikan di bulan suci Ramadan,” ujarnya.

Ia menekankan bahwa Ramadan harus menjadi momentum untuk memperdalam nilai keagamaan dan memperkuat solidaritas sosial di kalangan pemuda.

Sunggono juga mengingatkan tentang pentingnya literasi digital di tengah perkembangan teknologi dan arus informasi yang tidak terbendung.

“Di era digital ini, penting bagi pemuda memiliki literasi digital yang kuat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang menyesatkan. Pemanfaatan media sosial harus selaras dengan nilai-nilai keagamaan dan kebudayaan,” jelasnya.

Di akhir sambutannya, Sunggono berpesan agar peserta FKPR menjaga semangat kompetisi yang sehat dan menjadikan ajang ini sebagai sarana pengembangan karakter dan kreativitas.

Festival ini menyajikan berbagai perlombaan Islami seperti lomba Habsyi, adzan, kaligrafi, dan lainnya untuk mengasah bakat serta memperkokoh identitas pemuda religius. (Adv)

Bagikan Sekarang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *