Disketapang Kukar Salurkan Cadangan Pangan untuk Petani Gagal Panen

Kepala Disketapang Kukar Ananias. (Kata Nusantara)
KATANUSANTARA.COM – Dinas Ketahanan Pangan (Disketapang) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memprioritaskan penyaluran cadangan pangan pemerintah bagi masyarakat, khususnya petani yang mengalami gagal panen akibat bencana.
Hal tersebut dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan warga yang terdampak, meskipun secara umum ketersediaan pangan di Kukar masih dalam kondisi aman.
Kepala Disketapang Kukar, Ananias, mengatakan bahwa penanganan masyarakat yang mengalami gagal panen menjadi salah satu fokus pemerintah daerah pada penghujung tahun ini.
Sejumlah tahapan verifikasi telah dilakukan di beberapa desa untuk memastikan warga yang membutuhkan dapat menerima bantuan sesuai kondisi di lapangan.
Ia mengungkapkan, penyaluran cadangan pangan akan dilaksanakan secara bertahap setelah proses verifikasi selesai.
Pemerintah daerah berupaya mempercepat tahapan tersebut agar bantuan dapat segera diterima masyarakat yang terdampak gagal panen.
Ananias menjelaskan, kondisi ketahanan pangan Kukar secara keseluruhan masih cukup baik.
“Ketersediaan pangan daerah diperkirakan tetap surplus hingga akhir tahun, sehingga kebutuhan masyarakat secara umum masih dapat terpenuhi,” tutur dia, Selasa (3/11/2026).
Meski demikian, kondisi tersebut tidak berarti seluruh masyarakat terbebas dari persoalan pangan.
Sebagian kecil petani masih menghadapi kerugian akibat gagal panen, sehingga membutuhkan perhatian dan intervensi pemerintah.
Ia menyebutkan, persentase panen di Kukar saat ini masih berada di angka 90 persen.
Selain hasil produksi daerah, pasokan pangan dari luar wilayah juga berjalan aman dan lancar.
Kedua faktor tersebut turut mendukung terjaganya ketersediaan pangan di Kukar.
Namun, pemerintah tidak mengabaikan masyarakat yang mengalami dampak langsung akibat bencana maupun kegagalan panen.
Bagi kelompok tersebut, penyaluran cadangan pangan pemerintah menjadi salah satu langkah untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Disketapang Kukar juga telah melakukan penyaluran di sejumlah wilayah. Di Kecamatan Tenggarong, bantuan telah disalurkan ke beberapa kelurahan.
“Penyaluran juga dilakukan di Kecamatan Loa Kulu, Loa Janan, Anggana, dan Sebulu,” ungkapnya.
Sementara itu, untuk Kecamatan Muara Kaman, proses verifikasi masih diupayakan, terutama pada kawasan yang menjadi sentra pertanian.
Pendataan tersebut diperlukan untuk mengidentifikasi masyarakat terdampak sekaligus memastikan penyaluran bantuan tepat sasaran.
Ananias menegaskan, pemerintah daerah akan terus memperhatikan kondisi masyarakat yang mengalami gagal panen.
Meskipun secara umum stok pangan Kukar mencukupi, kelompok warga yang terdampak tetap membutuhkan dukungan agar kebutuhan pangannya dapat terpenuhi.
“Jadi, secara keseluruhan ketersediaan kita masih cukup, hanya saja memang untuk masyarakat yang gagal panen atau tertimpa bencana perlu dilakukan intervensi dengan penyaluran cadangan pangan pemerintah,” pungkasnya. (adv)






