Efesiensi Anggaran, Kukarland 2026 Dibatalkan

Suasana Kukarland tahun 2025. (Istimewa)
KATANUSANTARA.COM – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) memastikan Kukarland 2026 dibatalkan sebagai bagian dari langkah efisiensi anggaran daerah.
Wakil Bupati Kukar Rendi Solihin mengatakan, keputusan tersebut diambil karena Kukarland hingga saat ini masih dinilai lebih bersifat seremoni.
Meski memiliki potensi meningkatkan daya tarik pariwisata daerah, pemerintah memilih memprioritaskan kegiatan yang dinilai lebih berkaitan langsung dengan adat dan budaya masyarakat Kukar.
“Kukarland sepertinya tahun ini dibatalkan, harus diefisiensi karena Kukarland sifatnya sejauh ini masih kita anggap seremoni,” kata Rendi, Senin (5/10/2026).
Ia menjelaskan, pemerintah daerah tetap melihat kegiatan pariwisata sebagai salah satu sektor penting dalam pembangunan Kukar.
Namun, di tengah keterbatasan anggaran, tidak seluruh agenda dapat dilaksanakan secara bersamaan sehingga diperlukan penentuan skala prioritas.
Rendi menjelaskan, kegiatan yang diprioritaskan pemerintah adalah agenda yang memiliki keterkaitan kuat dengan adat, budaya, ritual, serta keyakinan masyarakat setempat.
“Walaupun itu meningkatkan daya tarik wisata, tapi yang kita prioritaskan adalah yang menyentuh adat budaya,” ujarnya.
Ia mencontohkan sejumlah kegiatan yang tetap menjadi prioritas pemerintah, seperti Erau, kegiatan adat di Muara Kaman, serta Pesta Laut Pesisir Nusantara.
Ia menjelaskan, kegiatan-kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada aspek hiburan atau daya tarik wisata, tetapi juga memiliki nilai budaya dan berkaitan dengan ritual masyarakat yang telah berlangsung di daerah.
“Jadi Erau itu menyentuh adat budaya, Muara Kaman menyentuh adat budaya, dan terakhir Pesta Laut Pesisir itu menyentuh adat budaya,” jelasnya.
Ia mengatakan, pemerintah daerah juga mempertimbangkan kegiatan yang berkaitan dengan budaya dan keyakinan masyarakat berdasarkan proses verifikasi yang telah dilakukan sebelumnya.
“Lebih ke budaya dan lebih ke ritual masyarakat, keyakinan masyarakat kita yang kita akomodir dan yang sudah kita verifikasi jauh hari sebelumnya,” pungkas Rendi.






